12.1.10

Prediksi Trend Social Media 2010

(Vibiznews - Business) – Social media menjadi salah satu fenomena yang meledak sepanjang 2009. Mulai dari yang bersifat komunikasi (blog dan social networking), kolaborasi (wiki, social bookmarking), multimedia (photo, audio dan video sharing), review, hingga hiburan (game online), semuanya berkembang pesat. Facebook, Twitter, Plurk, Digg, hingga Skype sudah menjadi bagian penting dalam keseharian banyak orang di seluruh dunia.

Tahun 2010 diperkirakan akan menjadi tahun dimana social media semakin meledak. Penggunaan social media akan semakin meluas, tidak hanya secara personal melainkan juga menjadi bagian penting dalam strategi bisnis. Berikut ini adalah sejumlah prediksi trend social media tahun ini.


Penggunaan Social Media Lewat Mobile Phone Makin Populer
Smartphone kini penggunaannya semakin populer di dunia. Saat ini, di Amerika Serikat orang kebanyakan merupakan pengguna iPhone ataupun BlackBerry. Hal ini tidak terkecuali pula di Indonesia, yang menjadi salah satu pangsa pasar terbesar BlackBerry di dunia. Dengan smartphone yang semakin membanjir di pasaran, tentunya aplikasi yang mendukung social media bakal semakin banyak. Bahkan, karena kepraktisannya, penggunaan social media melalui ponsel bisa melampaui PC/notebook/netbook.

Maraknya Branding Lewat Social Media

Akan semakin banyak brand yang memanfaatkan social media sebagai marketing tools. Nantinya, hampir setiap aktivitas pemasaran dan promosi menggunakan social media, seperti posting di Facebook, event invitation lewat Facebook, promosi lewat Twitter, kompetisi blog, dan sebagainya. Perusahaan bahkan akan merekrut orang yang mengerjakan social media secara serius. Hal ini disebabkan meledaknya penggunaan social media, sehingga mengakibatkan brand tidak mau ketinggalan dalam memanfaatkan hype ini demi merengkuh target pasar.

Social Media Jadi Andalan dalam Membangun Relationship
Selain branding, tahun ini social media akan menjadi andalan dalam membangun relationship dengan pelanggan dan target pasar. Brand-brand semakin menyadari bahwa mereka dapat melakukan interaksi aktif dengan pelanggan melalui social media. Brand bisa mengobservasi apa saja yang menjadi wants dan needs dari pasar, untuk kemudian menjawabnya dengan produk/layanan yang sesuai.

Membangun Interaksi dengan Pelanggan dan Membentuk Komunitas
Implikasi selanjutnya, setelah brand membangun interaksi dengan pelanggan melalui social media, maka akan terciptalah komunitas-komunitas baru. Saat ini sudah cukup banyak brand yang memanfaatkan social media untuk membentuk komunitas. Bagi brand yang tidak memanfaatkannya, maka tentunya akan kehilangan momentum yang tepat dalam membangun relationship dengan pelanggan. Lihat saja contohnya Indonesian Consumunity Expo yang sudah beberapa tahun ini diselenggarakan, sebagian besar merupakan komunitas yang terbentuk secara online melalui social media.

Efektivitas Branding Lewat Social Media Diukur
Dengan semakin seriusnya perusahaan melakukan branding melalui social media, maka tentunya efektivitasnya kemudian akan diukur. Perusahaan akan punya budget tersendiri untuk aktivitas social media. Lalu ROI social media akan menjadi salah satu metrik yang diukur dan diperhatikan. Dampak dari social media (online) terhadap aktivitas offline akan lebih dievaluasi.

Integrasi Dunia Online dan Offline
Dunia online dan offline akan semakin terintegrasi dengan berkembangnya augmented reality (AR). AR adalah semacam kemampuan untuk menempatkan informasi yang dihasilkan oleh komputer, terhadap data-data dari dunia nyata, seperti misalnya video yang ada di smartphone. Aplikasi-aplikasi AR akan semakin bermunculan. Saat ini, berkembang kemampuan geotagging yang memungkinkan user untuk memberikan tag lokasi, sehingga user lain dapat menemukan informasi yang relevan ataupun orang, tergantung pada lokasinya. Twitter misalnya, punya Twitter360 yang memungkinkan orang untuk saling menemukan satu sama lain, dan saling mengirim update lokasi mereka. Di Indonesia, kita mengenal Koprol yang menyediakan layanan seperti ini. Ke depannya, kita akan semakin banyak menemukan layanan-layanan yang merupakan augmented reality seperti ini.

Ritel Merambah ke Online dan Social Media

Belakangan ini, ritel offline juga mulai merambah ke online. Kelak, akan semakin banyak ritel yang juga merambah ke online shopping sekaligus memanfaatkan social media. Selain berbelanja, user juga dapat memuat review mereka, memberikan rating dan rekomendasi, juga saling berinteraksi dengan user lain. Ke depannya akan semakin banyak bentuk online shopping yang terintegrasi dengan social media.

Demikian adalah sejumlah prediksi mengenai trend social media pada 2010. Intinya, social media akan semakin meledak penggunaannya, terutama pada dunia bisnis. Jadi, apakah Anda sudah siap dengan strategi social media Anda?

foto: fredcavazza.net, newmediachatter.com.



sumber: vibiznews.com
Bookmark and Share

Related Posts by Categories



0 komentar: