Tampilkan postingan dengan label Berita Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Ekonomi. Tampilkan semua postingan

10.11.11

Rupiah Menanjak Imbas Sentimen Positif Global

Rabu, 09 November 2011 19:55 WIB

(Vibiznews – Economy) – Pada penutupan perdagangan sore ini nilai tukar rupiah tampak mengalami peningkatan yang cukup signifikan terhadap dolar AS (09/11). Sentimen global yang positif telah mendorong nilai tukar rupiah di pasar uang spot antarbank Jakarta menguat.

Rupiah pada Rabu sore menguat 25 poin ke posisi 8.890 dari posisi pada hari sebelumnya 8.915 per dolar AS.

Sentimen global yang positif mendorong mata uang dalam negeri positif.Pasar tenaga kerja AS perlahan membaik, ditandai dengan job opening yang meningkat sebesar 225 ribu menjadi 3,35 juta, tertinggi sejak Agustus 2008.

Ia mengemukakan, tenaga kerja yang dipekerjakan (hiring) meningkat sebesar 185 ribu menjadi 4,25 juta untuk tahun ini, tetapi di saat yang sama PHK juga masih meningkat. Namun demikian, tingkat pengangguran turun menjadi sembilan persen pada bulan Oktober dari sebelumnya 9,1 persen. Jumlah penganggur mencapai sekitar 14 juta orang "Payroll" juga meningkat.

Sementara dari dalam negeri Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) untuk kuartal tiga 2011 tercatat defisit sebesar 3,9 miliar dolar AS akibat surplus transaksi berjalan yang hanya sebesar 199 juta dolar AS sedangkan neraca modal dan financial mengalami defisit sebesar 3,4 miliar dolar AS.

Kendati NPI pada kuartal tiga defisit, secara kumulatif NPI masih mencatat surplus sebesar 15,7 miliar dolar AS, karena pada kuartal pertama tercatat surplus sebesar 7,7 miliar dolar AS dan pada kuartal kedua surplus sebesar 11,9 miliar dolar AS.

Kinerja NPI masih cukup baik tetapi perlu diwaspadai kemungkinan defisit pada neraca transaksi berjalan jika arus modal asing kembali masuk ke pasar Indonesia dalam jumlah yang massif pada kuartal empat ini.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu (9/11) tercatat mata uang rupiah menguat terhadap dolar AS menjadi 8.933 dibanding pada hari sebelumnya 8.895.

Lihat Analisis Vibiz Research

8.11.11

SGD Melemah Kendati Kinerja Saham Membaik

Senin, 07 November 2011 21.18 WIB

(Vibiznews – Economy) – Pada perdagangan valas SGD/IDR hari ini (07-11) , Dollar Singapura terpantau bergerak melemah terhadap Rupiah.

Kendati demikian, kinerja saham uta Singapura dilaporkan membaik dimana FTSE STRAITS TIMES INDEX naik +1.36% dan FTSE ST ALL SHARE INDEX naik + 1.27%.


Lihat Analisis Vibiz Research

Hang Seng Melemah Iringi Turunnya Dollar Hong Kong

Senin, 07 November 2011 21.06 WIB

(Vibiznews – Economy) – Pada perdagangan forex hari ini (07-11) , Dollar Hong Kong terpantau bergerak melemah terhadap Rupiah.

Pergerakan di pasar forex terpantau mengiringi melemahnya kinerja Hang Seng dimana HANG SENG INDEX turun tipis -0.83% dan HANG SENG COMPOSITE INDEX turun -0.63%.


Lihat Analisis Vibiz Research

1.11.11

Kiwi Hanya Naik Tipis, Sektor Konsumsi Belum Meningkat

Selasa, 1 November 2011 11.38 WIB

(Vibiznews-Economy) – Informasi terakhir mengenai indikator Labor Cost Index q/q yang baru saja dirilis oleh Statistics New Zealand menunjukkan masih cukup stabilnya kinerja sektor konsumsi.

Indikator Labor Cost Index q/q dilaporkan masih tumbuh di angka 0.5% dimana sebelumnya diperkirakan akan dapat naik menjadi 0.8% dari nilai sebelumnya yaitu 0.5%.

Lihat Analisis Vibiz Research

Yen Rebound Pasca Intervensi

Selasa, 1 November 2011 11.32 WIB

(Vibiznews-Economy) – Laporan Ministry of Health, Labour and Welfare pada hari ini (01-11) menunjukkan adanya peningkatan kinerja pada sektor konsumsi di dalam perekonomian Jepang.

Lembaga tersebut mengumumkan bahwa indikator Average Cash Earnings y/y mengalami kenaikan menjadi 0.0% dimana sebelumnya diperkirakan akan naik menjadi -0.3% dari nilai pada periode sebelumnya yaitu -0.4% .

Hal tersebut terpantau direspon dengan kembali menguatnya Yen Jepang terhadap Rupiah, setelah kemarin melemah akibat dari intervensi.

Lihat Analisis Vibiz Research

Aussie Desak Rupiah, Sektor Manufaktur Membaik

Selasa, 1 November 2011 11.27 WIB

(Vibiznews-Economy) – Mata uang Dollar Australia pada perdagangan forex AUD/IDR hari ini (01-11) terpantau menguat terhadap Rupiah.

Hal tersebut merespon perkembangan terkini yang menunjukkan adanya peningkatan pada sektor manufaktur Australia.

Australian Industry Group (AIG) melaporkan bahwa indikator AIG Manufacturing Index naik menjadi 47.4 dari 42.3.


Lihat Analisis Vibiz Research

28.10.11

Data Ekonomi Jepang di Bulan September Cukup Bervariasi

Jumat, 28 Oktober 2011 09:00 WIB

(Vibiznews – Economy) – Pada hari ini beberapa data ekonomi dari Jepang menunjukkan kondisi yang bervariasi (28/10). Data ekonomi menunjukkan kecenderung yang cukup baik, hanya satu data yaitu prelim industrial production mengalami penurunan.

Data tingkat pengangguran mengalami penurunan yang cukup baik di bulan September lalu dengan peningkatan ketersediaan lapangan pekerjaan. Tingkat pengangguran mengalami penurunan menjadi 4.1% di bulan September, turun dari 4.3% di bulan Agustus. Penurunan tingkat pengangguran ini cukup mengejutkan karena sebelumnya diprediksi pengangguran di bulan September justru akan meningkat ke level 4.4%.

Sementara itu rilis data pengeluaran rumah tangga di bulan September lalu juga tampak mengalami kondisi yang membaik dibandingkan dengan prediksi. Pengeluaran rumah tangga di September melemah hanya sebesar 1.9% dibandingkan dengan estimasi yang melemah sebesar 3.4%. Pelemahan ini juga tampak melambat jauh dibandingkan penurunan tahunan sebesar 4.1% yang terjadi di bulan Agustus.

Sementara itu inflasi inti di Jepang tampak tetap pada level 0.2% (m/m) pada bulan September. Akan tetapi di Tokyo, ibukota Jepang tampak justru mengalami deflasi inti. Deflasi bulanan di Tokyo untuk bulan September sebesar 0.4%, turun dari deflasi inti bulanan di Agustus yang sebesar 0.1%. Meski makin besar deflasinya, tetapi sejalan dengan estimasi.


Lihat Analisis Vibiz Research

27.10.11

Penutupan Rupiah Positif Terangkat Harapan Hasil Pertemuan Eropa

Rabu, 26 Oktober 2011 20:00 WIB

(Vibiznews – Index) – Pada penutupan perdagangan di pasar spot antarbank Jakarta sore ini rupiah terpantau mengalami penurunan terhadap dolar AS (26/10). Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Rabu sore kembali bergerak melemah ditengah harapan kepastian hasil dari pertemuan lanjutan Uni Eropa mengenai krisis utang Eropa.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar uang spot antarbank Jakarta melemah ke posisi 8.868, atau 23 poin lebih lemah dibanding posisi penutupan hari sebelumnya 8.845.

Pelaku pasar masih menunggu kabar kemampuan negara kawasan Eropa dalam mencari solusi untuk krisis hutang.

Meskipun dalam pertemuan akan ada hasil serta kebijakan yang dikeluarkan, Eropa masih belum dapat langsung terbebas dari krisis, karena dibutuhkan waktu 5-10 tahun untuk memulihkan kondisi yang stabil.

Pasar cemas setelah Kanselir Jerman menyatakan untuk menolak bagian rencana untuk pertemuan hari Rabu yang isinya agar Bank Sentral Eropa melanjutkan membeli obligasi pada pasar sekunder.

Meski demikian kondisi pasar saham yang masih menguat dapat diprediksi rupiah akan kembali menguat seiring pelaku pasar asing yang masih masuk ke pasar saham.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu ini tercatat mata uang rupiah melemah terhadap dolar AS menjadi 8.870 dibanding pada hari sebelumnya 8.865.

Lihat Analisis Vibiz Research

26.10.11

Rupiah Berakhir Melemah Terbatas; BI Masih Terus Amati Pasar

Selasa, 25 Oktober 2011 19:55 WIB

(Vibiznews – Economy) – Pada perdagangan sore hari ini nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tampak mengalami penurunan (26/10). Nilai tukar rupiah yang diperdagangkan terhadap dolar AS melemah 15 poin, meski demikian pergerakkannya masih dalam kisaran yang terbatas seiring penjagaan nilai oleh Bank Indonesia agar tetap stabil.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS antarBank Jakarta pada Selasa sore melemah ke posisi Rp8.850 atau turun 15 poin dibanding hari sebelumnya Rp8.835.

Rupiah bergerak melemah terhadap dolar AS hari ini, namun pergerakannya masih dalam kisaran terbatas dikarenakan pelaku pasar belum cukup aktif melakukan transaksi seiring perekonomian global yang belum stabil.

Bank Indonesia masih berkomitmen untuk menjaga rupiah agar tetap stabil, dikarenakan kondisi global yang belum kondusif.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa tercatat mata uang rupiah menguat terhadap dolar AS menjadi Rp8.865 dibanding pada hari sebelumnya Rp8.883.

Lihat Analisis Vibiz Research

25.10.11

Kiwi Didesak Rupiah Respon Laporan Sektor Konsumsi

Selasa, 25 Oktober 2011 11.49 WIB

(Vibiznews – Economy) - Kiwi pada pair NZD/IDR hari ini (25-10) terpantau merespon laporan Statistics New Zealand hari ini (25-10) . Laporan lembaga tersebut menunjukkan adanya penurunan performa pada sektor konsumsi di Selandia Baru.

Data Consumer Price Index (CPI) q/q menunjukkan terjadinya pertumbuhan yang lebih lambat dari periode sebelumnya, dimana indikator tersebut dilaporkan hanya tumbuh 0.4% dari 1.0% pada periode lalu.


Lihat Analisis Vibiz Research

Rupiah Terdorong oleh Kenaikan Mata Uang Kawasan

Senin, 24 Oktober 2011 17:20 WIB

(Vibiznews – Economy) – Pada penutupan perdagangan di pasar spot antar bank Jakarta Senin sore ini (24/10) rupiah mengalami peningkatan terhadap dolar AS. Rupiah mengalami peningkatan seiring dengan kenaikan di bursa saham local.

Sebagian besar mata uang Asia tampak mengalami kenaikan terhadap dolar AS. Dolar AS sedang berada dalam momentum melemah dan kondisi ini mempengaruhi pergerakan mata uang di Asia. Rupiah tampak mengalami peningkatan seiring dengan kenaikan mata uang di Asia.

Rupiah mengalami peningkatan dan ditutup pada posisi 8840 per dolar AS. Rupiah mengalami kenaikan setelah sempat dibuka pada posisi 8889 per dolar AS. Posisi penutupan rupiah sore ini mengalami kenaikan sebesar 20 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Focus pasar masih kepada pertemuan petinggi Eropa Rabu mendatang yang akan membahas mengenai penyelesaian krisis Eropa. Kenaikan rupiah didorong oleh kondisi sector manufaktur China yang menunjukkan ekspansi di bulan Oktober ini.

Rupiah diperkirakan masih akan bergerak pada kisaran 8800 – 8900 per dolar. Pergerakan mata uang ini akan dijaga untuk tidak melemah secara berlebihan.

Lihat Analisis Vibiz Research

21.10.11

Bank Sentral Jepang Suntikkan Tambahan 4T Yen Untuk Topang Eksportir dan Sektor Pekerja

Jumat, 21 Oktober 2011 09:50 WIB

Berita terbaru dari Jepang menyatakan bahwa bank sentral Jepang akan kembali menyuntikkan dana bantuan bagi para eksportir (21/10). Jepang akan menyuntikkan dana sebesar 4 triliun yen (52 miliar dolar) untuk membantu eksportir bertahan dari menguatnya yen. Suntikan dana tersebut juga ditujukan bagi penciptaan lapangan kerja di Jepang.

Apresiasi yen yang nyaris sebesar 6% sepanjang tahun ini telah memaksa pemerintah dan bank sentral Jepang mengadopsi pendekatan-pendekatan yang tidak konvensional untuk mengatasi dampaknya terhadap ekonomi. Selain melakukan intervensi ke pasar uang untuk menahan penguatan yen secara berlebihan, pemerintah Jepang juga telah memberikan bantuan bagi perusahaan-perusahaan eksportir yang terkena dampak paling besar dari apresiasi mata uang tersebut.

Pemerintah Jepang akan meningkatkan pendanaan yang saat ini sudah mencapai 8 triliun yen di Japan Bank for International Cooperation. Tambahan dana tersebut mencapai 2 triliun yen yang ditujukan untuk menggiatkan ekspor dan meningkatkan akuisisi di luar negeri.

Sementara itu tambahan dana sebesar 2 triliun yen lagi akan digunakan untuk meningkatkan penciptaan lapangan kerja di dalam negeri.

Pemerintah Jepang minggu ini telah menurunkan proyeksi ekonomi untuk pertama kainya dalam setengah tahun belakangan, menyatakan bahwa permintaan masih sangat lambat. Produksi pabrik di Jepang, penjualan ekspor dan penjualan eceran dalam negeri mengalami penurunan di bawah estimasi di bulan Agustus lalu.

Keyakinan Konsumen Inggris Terpukul di Bulan September

Jumat, 21 Oktober 2011 08:00 WIB

Pada hari Jumat pagi ini rilis data keyakinan konsumen di Inggris mengalami penurunan untuk empat bulan berturut-turut (21/10). Keyakinan konsumen di negara ini pada bulan September lalu mengalami penurunan seiring dengan kenaikan tingkat pengangguran dan makin cepatnya inflasi.

Indeks yang menggambarkan sentimen para konsumen di Inggris terhadap outlook ekonomi mengalami penurunan sebesar 3 poin dibandingkan bulan Agustus, menjadi 45 poin. Posisi indeks ini merupakan yang paling rendah sejak bulan April lalu. Ekspektasi konsumen terhadap ekonomi mengalami penurunan ke level 62 poin dari 65 poin bulan sebelumnya.

Bank of England yang akan mulai melakukan quantitative easing bulan Oktober ini untuk membantu pemulihan ekonomi, menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi akan tumbuh nyaris flat pada kuartal ketiga lalu. Pada kuartal kedua lalu pertumbuhan ekonomi hanya sebesar 0.1%. Sementara itu tingkat pengangguran mengalami peningkatan hingga mencapai posisi tertinggi dalam 15 tahun belakangan pada tiga bulan hingga Agustus.

Tingkat pengangguran di Inggris selama tiga bulan hingga bulan Agustus lalu mencapai angka 8.1%. Kondisi pengangguran yang tinggi ini disebabkan oleh pengetatan fiskal. Pemerintah Inggris telah menyetujui pemotongan anggaran terbesar sejak akhir PD II.

Bank sentral Inggris telah menyetujui peningkatan program pembelian aset sebesar 275 miliar poundsterling (433 miliar dolar). Mervyn King, gubernur bank sentral Inggris menyatakan minggu ini bahwa kebijakan quantitative easing dirasa perlu dan tepat dalam kondisi ekonomi yang berkembang di Inggris saat ini. 

20.10.11

Rupiah Berakhir Menguat Imbas Harapan Penanganan Krisis Eropa

Rabu, 19 Oktober 2011 21:00 WIB


Pada akhir perdagangan sore hari ini rupiah terpantau mengalami peningkatan (20/10). Meskipun kinerja bursa saham turun, rupiah di pasar uang spot antarbank Jakarta Rabu sore menguat terpengaruh sentimen positif kemajuan dalam penangangan krisis utang Eropa.

Rupiah Rabu sore berada pada 8.790 per dolar AS, menguat 25 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya 8.815.

Perkembangan krisis utang di negara kawasan Eropa dianggap positif oleh pelaku pasar dikarenakan adanya jaminan dari Perancis dan Jerman. Kondisi itu dapat menahan meluasnya krisis utang di Eropa sehingga meredakan kekawatiran pelaku pasar global.

Fundamental ekonomi dalam negeri yang masih dapat tumbuh meski perekonomian global diekspektasikan melambat memberi keyakinan pelaku pasar untuk datang ke Indonesia sehingga menguatkan nilai tukar mata uang lokal terhadap dolar AS.

 Pelaku pasar uang optimis terhadap implementasi G20 sehingga membuat nilai tukar rupiah masih menguat.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari ini tercatat mata uang rupiah menguat terhadap dolar AS menjadi 8.855 dibanding pada hari sebelumnya 8.860.

Lihat Analisis Vibiz Research

24.7.10

IMF Revisi Naik Pertumbuhan Ekonomi Global, Perhatian Khusus Pada Krisis Eropa

(Vibiznews – Business) – Pada hari ini IMF telah kembali meningkatkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global di tahun 2010 (08/07). Institusi keuangan internasional ini meningkatkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global di tengah masifnya pertumbuhan ekonomi kawasan Asia dan kenaikan permintaan sector swasta di AS. Akan tetapi lembaga ini juga menegaskan bahwa risiko penghambat pertumbuhan masih cukup kuat dalam bentuk krisis utang di kawasan Eropa.

IMF meningkatkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global hingga sebesar 4.6% untuk tahun 2010 ini. Proyeksi ini meningkat dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya yang sebesar 4.2%. Demikian IMF menyatakan dalam laporan Outlook Ekonomi Dunia dan Stabilitas Keuangan Global. Dalam laporan yang sama IMF juga memperingatkan bahwa krisis fiscal Eropa berpotensi menjadi penghalang proses pemulihan ekonomi.

IMF menyatakan bahwa risiko penurunan ekonomi telah mengalami kenaikan tajam di tengah turbulensi keuangan yang disebabkan krisis utang di kawasan Eropa. Dalam konteks ini proyeksi terbaru ini sangat bergantung kepada implementasi kebijakan untuk membangun kembali kepercayaan dan stabilitas, terutama di kawasan Eropa.

Kenaikan proyeksi pertumbuhan ekonomi global tidak terjadi untuk kawasan Eropa. Dalam laporan yang sama IMF tidak mengubah proyeksi pertumbuhan ekonomi untuk kawasan Eropa, yaitu kenaikan sebesar 1%, sama dengan proyeksi yang dibuat pada bulan April lalu. Sementara itu proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2010 untuk Amerika Serikat ditingkatkan dari 3.1% menjadi 3.3%.

Sementara itu untuk tahun 2011 mendatang kawasan Eropa diproyeksi akan mengalami pertumbuhan ekonomi di posisi 1.3%. Proyeksi ini mengalami penurunan dibandingkan proyeksi bulan April lalu yang mencapai sebesar 1.5%. Sementara itu untuk Amerika Serikat IMF menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi di tahun 2011 menjadi 2.9% dari 2.6%.

Revisi penurunan terbesar dialami oleh Inggris yang bulan lalu merilis kebijakan untuk memotong defisit anggarannya. Inggris berencana untuk menurunkan defisit anggaran yang saat ini berada di rekor tertingginya menjadi nol dalam jangka waktu lima tahun ke depan. Hal ini tentunya memerlukan pengorbanan yang berpotensi memberikan tekanan kepada ekonominya.

IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Inggris di tahun 2010 hanya akan mencapai besaran 1.2%, turun dibandingkan level 1.3% pada proyeksi yang dibuat pada bulan April lalu. Sementara itu pada tahun 2011 mendatang pertumbuhan ekonomi Inggris diperkirakan hanya mencapai 2.1%, turun 0.4% dari proyeksi sebelumnya.

IMF juga melakukan revisi naik pada ekonomi di negara-negara berkembang, bekebalikan dengan kawasan Eropa. Brazil di tahun 2010 diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 7.1%. Kenaikan ini jauh melampaui proyeksi yang dibuat pada bulan April lalu, yaitu hanya sebesar 5.5%. Sementara itu untuk tahun 2011 mendatang Brazil diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 4.2%, naik 0.1% dari proyeksi bulan April lalu.

Meskipun secara garis besar IMF merasa yakin mengenai solidnya pertumbuhan ekonomi global yang didorong kenaikan ekonomi negara-negara berkembang, akan tetapi IMF memberikan perhatian khusus mengenai krisis Eropa. Di bawah scenario di mana terjadi guncangan system keuangan global yang diakibatkan oleh krisis utang Eropa akan memberikan dampak seperti kolaps-nya Lehman Brothers di tahun 2008 tersebut, pertumbuhan ekonomi global diprediksi hanya akan sebesar 3.1%.

23.7.10

China Sukses Jadi Lahan Ekspansi Perusahaan-perusahaan Besar AS

Kondisi perekonomian China pada saat ini rupanya masih menjadi favorit bagi kebijakan ekspansi perusahaan-perusahaan besar dari AS. Tingginya tingkat konsumsi dan besarnya cakupan konsumen di negara tersebut menjadikan China sebagai tujuan favorit bagi perkembangan bisnis perusahaan-perusahaan besar AS dari berbagai sektor ekonomi. Berikut ini kami akan membahas perusahaan-perusahaan besar AS dari berbagai macam sektor bisnis yang menjual produknya di China dan berhasil menjadi produk-produk favorit bagi konsumen di negara tersebut.

Apple Inc, Perusahaan Paling Ekspansif Saat Ini

Untuk perusahaan AS yang paling ekspansif ditempati oleh Apple Inc. Dengan produknya yaitu iPhone, Apple memang berusaha untuk mendapatkan pangsa pasar konsumen China. Masifnya tingkat konsumsi penduduk China dinilai sangat pas untuk dijadikan pangsa pasar yang cukup menggiurkan. Bahkan Apple sendiri berencana untuk membangun 25 toko retailnya di seluruh China sampai dengan tahun 2011 mendatang. Dan 2 dari toko ritel tersebut akan dibuka musim panas ini di Shanghai.

Perkembangan keuntungan akibat kebijakan ekspansif tersebut juga mulai terlihat. Pada kuartal pertama tahun ini saja Apple Inc telah memperoleh keuntungan sebesar 1,3 miliar dollar atau naik sebesar 200% dalam setahun terakhir. Kiprah ekspansi Apple diperkirakan akan semakin meluas menyusul baru-baru ini telah keluar jenis iPhone terbaru.

Jenis produk konsumsi lainnya datang dari apparel olahraga. Dalam hal ini dua pemain terbesar di dunia yaitu Nike dan Adidas memgang peranan yang besar di China. Berhubung besarnya potensi konsumen di China, maka dipastikan bahwa permintaan akan apparel olahraga juga cukup besar. Apalagi kini apparel olahraga sudah menjadi tren style urban yang diminati oleh banyak kalangan. Untuk ukuran penguasaan pasar, Nike menjadi pemimpin pasar. Hal tersebut dibuktikan dengan naik profit pada kuartal keempat tahun lalu sebesar 12% menjadi 464 juta dollar.

Bisnis gerai kopi pun bahkan juga telah merasuk ke sektor bisnis di China. Starbucks-lah yang sukses menjadi pelopor bagi bisnis sekaligus gaya hidup tersebut. Bermula dengan hanya memiliki 1 gerai di tahun 1999, kini gerai Starbucks telah mencapai 200 gerai di seluruh China. Dan bahkan diprediksi akan berlipat ganda di tahun-tahun mendatang. Masuknya budaya minum kopi sudah pasti telah berhasil menyaingi budaya minum teh yang telah menjadi tradisi di China.

Berikutnya yang tak kalah menarik ialah ekspansinya produk-produk minuman ringan seperti Pepsi dan Coca-Cola. Bahkan Pepsi sendiri akan berencana membangun 14 pabrik di China dalam 4 tahun mendatang. Untuk industri otomotif, perusahaan otomotif asal AS yaitu Ford masih menjadi pemimpin pasar. Bahkan Ford berencana akan melakukan kerjasama dengan produsen otomoti lokal untuk mendirikan pabrik senilai 490 juta dollar dengan nama proyek Chang-an Ford Mazda Automobile. Kepastian kerjasama tersebut akan terlaksana pada tahun 2012 mendatang.

18.7.10

Kisah Para Taipan Terkaya di Kota Shanghai

Para taipan terkaya di Shanghai di tahun 2010 ternyata bukan orang-orang yang gemar berhura-hura (30/06). Tercatat berbagai kisah yang menarik yang menunjukkan betapa para orang terkaya ini menghargai uang. Orang terkaya di Shanghai, Liu Yongxing disebut-sebut pernah menolak makanan hotel yang terlalu mahal. Sementara itu si posisi nomer 10 ada Liang Xinjun yang sampai saat ini masih tinggal di rumah yang dibelinya 10 tahun silam. Menarik bukan? Lalu siapa sajakah yang masuk ke dalam jajaran orang terkaya di Shanghai yang glamor?

Liu Yongxing
Kisah pria yang memiliki harta kekayaan sebesar 5 miliar dolar dan merupakan orang terkaya di Shanghai tahun 2010 ini kembali ke propinsi Shichuan di tahun 1982. Saat itu Liu memulai kerja kerasnya sebagai peternak burung dan ayam dengan saudara-saudara kandungnya. Hope Group, perusahaan mereka tumbuh menjadi salah satu pemasok pakan ternak terbesar di China, sayangnya pada tahun 1995 para saudara itu memutuskan untuk berpisah dan menjalankan bisnis masing-masing.

Liu meneruskan perusahaan East Hope yang bermetamorfosis menjadi sebuah perusahaan bahan-bahan bangunan. Per tahun 2009 lalu penjualan perusahaan ini mencapai 4.7 miliar dolar. Perusahaan ini memiliki kantor pusat di Lujiazui, Shanghai.

Zhou Chengjian
Pria ini memperoleh harta kekayaannya dan berhasil menempati posisi orang terkaya kedua di Shanghai lewat bisnis fashion. Pria dengan harta kekayaan senilai 3.1 miliar dolar ini merupakan taipan mode terkaya di Shanghai. Dengan strategy pemasaran yang ciamik, merek pakaian trendy miliknya, Metersbonwe, berhasil menarik minat para pemuda-pemudi di kisaran usia 18 – 25 tahun. Salah satu strategy-nya adalah dengan menggunakan para penyanyi pop sebagai duta pemasaran.

Merek lini pakaian terbarunya, Me & City, berhasil menarik minat masyarakat yang berusia lebih tua. Perusahaan pakaiannya memiliki sebuah museum khusus untuk Metersbonse di distrik Nanshui, Shanghai.

Guo Guangchang
Pria ketiga yang terkaya di Shanghai ini merupakan pimpinan Fosun Group, salah satu konglomerasi terbesar di China, yang bermain di bidang pertambangan, retail, farmasi, dan real estate. Group Fosun memiliki saham di perusahaan farmasi China Tonghitang, dan juga perusahaan Focus Media. Kedua perusahaan ini sama-sama listing di bursa saham AS.

Fosun mempekerjakan mantan menteri keuangan AS John Snow sebagai penasihat dewan pada bulan Januari 2010 lalu, dan telah mengumumkan investasi gabungan dengan Carlyle Group pada bulan Februari. Divisi media group ini merupakan pemegang lisensi Forbes di China. Harta kekayaan Guo ditaksir mencapai 2.4 miliar dolar AS.

Shi Yuzhu
Pria dengan harta kekayaan senilai 1.6 miliar dolar ini merupakan pimpinan Interactive Group – perusahaan ini juga listing di bursa saham AS. Interactive Group merupakan salah satu perusahaan pengembang dan operator game online terbesar di China. Sukses tersebut membuatnya menjadi salah satu raja internet di Shanghai. Shi juga memiliki keterlibatan dalam bisnis di bidang jasa keuangan.

14.7.10

Julia Gillard Gantikan Kevin Rudd, PM Wanita Pertama di Australia

Julia Gillard akan menjadi Perdana Menteri wanita pertama Australia setelah Kevin Rudd mengundurkan diri dari jabatannya (24/06). Rudd mengumumkan pengunduran diri resmi setelah dukungan terhadapnya mengalami penurunan tajam menyusul perselisihannya dengan industry komoditas mengenai rencananya untuk menaikkan pajak terhadap industry ini.

Julia Gillard Jabat PM Wanita Pertama di Sejarah Australia
Julia Gillard yang saat ini berusia 48 tahun telah disumpah sebagai perdana menteri. Penunjukannya sebagai pengganti Kevin Rudd disetujui oleh para anggota Partai Buruh yang merupakan partai pendukung Rudd.

Julia Gillard merupakan wakil perdana menteri Kevin Rudd sejak bulan Desember 2006 yang juga merupakan salah satu ujung tombak Partai Buruh untuk menghancurkan koalisi yang dibangun John Howard, perdana menteri sebelumnya yang merupakan saingan Rudd dalam pemilihan sebelumnya. Dalam pemerintahan Rudd Juli Gillard menjabat sebagai menteri pendidikan, tenaga kerja, dan permasalahan sosial, dan merupakan pendukung dari pajak pertambangan.

Julia Gillard akan menghadapi persaingan dari koalisi yang saat ini dipimpin oleh Tony Abbott, seorang mantan petinju amatir yang saat ini belajar untuk menjadi seorang pendeta. Abbott telah berjanji untuk tidak menyetujui kebijakan pajak komoditas dan telah menawarkan sebuah skema yang lebih baik untuk para orang tua yang ingin mengambil cuti setelah memiliki anak.

Untuk posisi wakil perdana menteri diduduki oleh menteri keuangan Wayne Swan. Swan merupakan pembantu kepercayaan Rudd dalam mengarungi ekonomi Australia sehingga relatif mampu selamat melewati badai krisis. Di samping menjabat sebagai wakil perdana menteri posisi Swan sebagai menteri keuangan juga tetap dipegangnya.

Kevin Rudd Kehilangan Kepercayaan Pendukungnya
Kevin Rudd merupakan perdana menteri Australia yang memiliki masa jabatan terpendek sejak tahun 1971 lalu. Dalam wawancaranya dengan salah satu surat kabar di Canberra hari ini Rudd menyatakan kebanggannya mengenai management yang dilakukannya terhadap perekonomian Australia dan pencapaian-pencapaiannya yang lain seperti pengenalan computer ke sekolah-sekolah, pembaangunan perpustakaan baru, dan perubahan sistem penyediaan jasa kesehatan.

Menurut Rudd, pengunduran dirinya saat ini bukan merupakan langkah mundur dari panggung politik Australia. Menurutnya ia dapat melakukan pelayanan kepada pemerintah Australia dalam berbagai cara lain. Lebih lagi Rudd berencana untuk kembali mencalonkan diri pada pemilihan umum mendatang sebagai perdana menteri.

Menurut Nick Economou yang merupakan dosen ilmu politik di Universitas Monash di Melbourne, pengunduran diri Rudd dan penunjukan Gillard sebagai perdana menteri merupakan pergantian kekuasaan yang paling dramatis sepanjang sejarah politik Australia.

Dukungan terhadap Kevin Rudd mulai menipis setelah dia menarik kembali dukungannya terhadap kebijakan perdagangan karbon. Isu ini adalah salah satu yang membawanya ke kuris perdana menteri. Pengingkarannya tersebut telah memicu ketidakpuasan dari para pendukungnya. Setelah kesalahan tersebut Rudd berencana untuk meningkatkan pajak bagi perusahaan-perusahaan komoditas di Australia menjadi 40%. Perusahaan pertambangan merupakan salah satu urat nadi perekonomian Australia yang merupakan negara eksportir batu bara dan biji besi terbesar di dunia. Hal ini ditentang oleh kalangan partainya sendiri, meskipun demikian Rudd menolak untuk membatalkan rencananya tersebut.

Ketidakpuasan terhadap kinerja Kevin Rudd meningkat mencapai angka 55% menurut survey via telepon yang dilakukan kepada 1147 responden pada tanggal 18 – 20 Juni lalu, yang dirilis hasilnya oleh salah satu surat kabar di Australia. Sebelumnya Kevin Rudd merupakan perdana menteri paling popular kedua di Australia, hanya kalah oleh Bob Hawke yang memangku jabatan sebagai perdana menteri pada era tahun 1980-an.

30.6.10

Ekonomi Belum Pulih, Para Jutawan Dunia Justru Bertambah Tahun 2009

Tahun 2009 lalu dikenal sebagai tahun rehabilitasi dan konstruksi perekonomian dunia paska hantaman krisis ekonomi global yang terjadi pada tahun 2008. Imbas dari kejadian tersebut bukan hanya berdampak bagi sektor finansial dunia saja namun juga ke seluruh sektor bisnis. Namun disisi lain, periode tahun 2009 justru dimanfaatkan oleh para jutawan-jutawan dunia untuk menyusun strategi untuk dapat meningkatkan kekayaannya. Dan terbukti berdasarkan hasil penelitian CNBC, jumlah jutawan dunia pada tahun 2009 justru mengalami kenaikan.

Berdasarkan pantauan tahun lalu, pelemahan bursa saham dan bursa komoditi rupanya justru menambah nominal jutawan dunia menjadi sebanyak 10 juta orang. Dengan penambahan nominal kekayaan sebesar 19% menjadi 39 triliun dollar. Pengaruh dari ketertekanan yang terjadi di AS dan Eropa justru tidak terlalu berpengaruh bagi negara-negara lain seperti India, China dan Brasil yang justru terbukti mengalami penambahan para jutawannya. Bahkan di Asia sendiri jumlah jutawan justru naik sebanyak 3 juta orang.



Tak terkecuali di AS yang meski mengalami krisis ekonomi justru menyumbangkan kenaikan para jutawan sebanyak 2,87 juta orang diikuti oleh Jerman yang naik sebanyak 861.000 orang dan di China bertambah sebanyak 477.000 orang. Proporsi terbanyak diperoleh dari Swiss dimana terdapat 35 orang jutawan dari 1.000 orang dewasa di negara tersebut. CNBC mensurvey, fenomena yang terjadi pada tahun lalu disebabkan oleh strategi para jutawan tersebut yang juga sekaligus menjadi investor yang pintar dalam membaca situasi.

Sektor properti dan komoditi menjadi incaran para jutawan tersebut karena dinilai cenderung memiliki resiko yang tidak terlalu besar dan memiliki prospek yang baik di jangka panjang. Dan dari segi investasi jangka panjang lainnya, para jutawan lebih menginvestasikan kepada investasi yang bersifat fix sehingga dapat dengan mudah memprediksi profitnya. Strategi tersebutlah yang justru meningkatkan kekayaan para jutawan tersebut. Dengan mengatur investasi diseratai dengan ketekunan terhadap jumlah investasi tersebut maka tidak mengherankan para jutawan semakin menambah kekayaannya.

Dan fenomena tersebut diperkirakan akan masih berlanjut pada tahun 2010 ini dimana para jutawan dan investaro di AS maupun Eropa justru diprediksi akan menginvestasikan kekayaannya ke pasar Asia. Masih ekspansifnya perekonomian China yang disertai oleh bergeraknya perekonomian negara-negara berkembang menjadi salah satu daya tersendiri bagi para investor.

28.6.10

10 Kota Paling Mahal Dihuni di Asia

Kota-kota besar di Asia kini semakin menunjukan perkembangan yang semakin pesat. Kota-kota di Asia yang dahulu hanya merupakan sebagai tempat bisnis dan juga transit perdagangan dunia, kini telah menjelma sebagai pusat tujuan investasi dan juga tempat singgah bagi kaum kaya dunia. Maka dari itu, CNBC pada hari ini (21/6) melangsir 10 kota di Asia yang dinilai memiliki nilai hunian tertinggi.

Peringkat pertama diduduki oleh Tokyo, ibukota negara Jepang ini memang telah menjadi langganan sebagai kota paling eksklusif di Asia. Tersedianya dan tercukupinya fasilitas-fasilitas kebutuhan hidup menjadikan kota ini merupakan kota panutan bagi negara-negara di Asia lainnya. Kota yang terkenal dengan sektor transportasinya ini dinilai memiliki tingkat keesklusifan tersendiri terutama dari segi kelayakan tempat hunian dan tarif yang disediakan.

Nilai lebih dari kelengkapan fasilitas dan juga sebagai pusat bisnis Asia membuat harga hunian di Tokyo memilki tarif yang paling mahal untuk menjadi tempat hunian di kota-kota Asia. Apalagi dengan taraf hidup dan konsumsi yang sangat tinggi pastinya akan berimbas ke pada nilai huni. Sedangkan di posisi kedua ditempati oleh Nagoya yang merupakan salah satu kota besar di Jepang. Kota dengan populasi sebesar 2,2 juta orang atau nomor 4 terbesar di Jepang ini dikenal sebagai kota industri dan juga manufaktur di Jepang.

Bahkan pusat industri otomotif dan penerbangan di Jepang bertempat di kota yang hanya memiliki luas 326 km persegi ini, memang kota bisnis tersibuk ketiga di Jepang. Maka dari itu tidaklah mengherankan memiliki nilai huni cukup mahal di Asia. Dan selanjutnya di peringkat ketiga masih ditempati oleh salah satu kota di wilayah Jepang yaitu Yokohama. Kota dengan populasi terbesar kedua di Jepang dengan jumlah penduduk sebesar 3,6 juta ini merupakan kota industri selain Nagoya. Yokohama dikenal sebagai kota produsen sektor bioteknologi, semikonduktor dan juga industri perkapalan.

Berikutnya Kobe, salah satu kota pelabuhan di Jepang ini merupakan kota tersibuk dengan jalur distribusi pengangkutan kontainer di Jepang. Kota yang terletak di wilayah selatan Jepang ini memang memiliki daya tarik bagi investor karena memiliki letak yang strategis. Alhasil beberapa perusahaan besar dunia seperti P&G, Boehringer-Ingelheim dan Nestlé membangun pabriknya di wilayah tersebut. Dan disisi lain, karena letaknya di pantai, Kobe memilki daya tarik wisata dengan ditemukannya banyak resort di pinggir pantai.

Diperingkat kelima ditempati oleh ibukota dari Korea Selatan yaitu Seoul. Kota yang termausk padat dengan ditinggali oleh 25 juta orang ini memang dikenal sebagai kota tersibuk di Korea Selatan. Dan memiliki nilai huni tertinggi di negara tersebut. Seoul juga merupakan pusat dari perusahaan-perusahaan besar dan kebanggaan Korea Selatan seperti Samsung, LG dan Hyundai. Berikutnya Hong Kong, salah satu kota tujuan wisata di Asia selain juga sebagai kota sentral bisnis di wilayah Asia Timur selain Seoul dan Tokyo. Karena merupakan salah satu tujuan wisata dan berbelanja selain sebagai kota bisnis, Hong Kong juga dinilai memiliki pasar properti yang mahal.

Bahkan baru-baru ini di Hong Kong telah dibangun Oriental Pearl yang merupakan lokasi hunian termahal di wilayah Hong Kong, dengan fasilitas super mewah dengan dilengkapi oleh ketersediaan layan eksklusif. Posisi ke tujuh ditempati oleh Shanghai, salah satu kota terbesar di China dan tersibuk dari segi bisnis. Maka tak ayal kota ini menjadi tuan rumah dari 2010 World's Expo dengan peserta 200 negara dan 70 juta pengunjung. Selanjutnya Beijing yang merupakan ibukota dari China. Kota dengan penduduk sebesar 22 juta ini dikenail sebagai kota kebudayaan dan pusat pendidikan di China karena banyaknya lembaga pendidikan dan universitas di kota ini.

Dua peringkat terakhir ditempati oleh Singapura dan juga Busan. Singapura dan Busan memiliki karakteristik yang sama sebagai pusat wisata dan juga pusat bisnis dengan konsep pelabuhan. Disamping oleh sebagai pusat bisnis yang membantu perekonomian negara.