Tampilkan postingan dengan label ihsg. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ihsg. Tampilkan semua postingan

10.11.11

Rekomendasi: Mandiri Sekuritas

Kamis, 10 November 2011 09.45 WIB


Indeks Dow Jones ditutup melemah 3.2% menjadi 11.781 setelah melonjaknya tingkat imbal hasil surat utang Italia yang menandakan krisis dari Eropa terus memburuk. Yield Bond Italia dalam tenor 10 tahun naik menjadi berada pada kisaran 7.25% tadi malam. Yiled yang lebih tinggi akan memberatkan penerbit obligasi untuk melakukan refinancing.


Menurut analis teknikal kami, Kenaikan Indeks tertahan setelah mendekati resistance last high 3,875. Penguatan secara intraday membentuk ending diagonal sehingga ada potensi koreksi. Support di 3,788/3735. Rekomendasi saham secara teknikal untuk hari ini: Take Profit PTBA dan ADRO. Sell INTP EXCL dan TLKM.

Lihat Analisis Vibiz Research

IHSG Dibuka Jeblok, Imbas Memburuknya Krisis Utang Itali

Kamis, 10 November 2011 09:42 WIB

(Vibiznews – Stocks – Daily Analysis) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada  perdagangan pagi ini tercatat melemah 2,46% ke level 3762,500. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 pada pagi ini tercatat melemah 2,84% ke level 669,738.

Pada awal perdagangan saham sesi I ini tercatat volume perdagangan sebesar 372,7 juta lot saham senilai Rp 408,3 miliar dengan total transaksi sebanyak 10910 kali. Pada perdagangan saham pagi ini tercatat sebanyak 6 saham naik, 178 saham turun, dan 6 saham tidak berubah.

Pelemahan IHSG pada perdagangan pagi ini didorong oleh sektor industry dasar dan tambang, dimana masing-masing indeks tercatat turun 3,01% dan 2,75%.

Saham-saham yang tercatat menguat pada perdagangan pagi ini antara lain saham KBLV naik 3,2% ke Rp 490, saham GTBO naik 2,4% ke Rp 420, saham MDRN naik 0,8% ke Rp 3225, dan saham SMAR naik 0,8% ke Rp 6550.

Saham-saham yang tercatat melemah pada perdagangan pagi ini antara lain saham BUMI  turun 3,2% ke Rp 2300, saham BBRI turun 3,6% ke Rp 6800, saham BMRI turun 3,4% ke Rp 7150, dan saham ADRO turun 4,7% ke Rp 2050.

Lihat Analisis Vibiz Research

Phillip Securities Indonesia: Situasi Eropa Menjadi Tekanan Bagi IHSG

Kamis, 10 November 2011 09.12 WIB

Beberapa hari belakangan IHSG selalu dapat bertahan dari gelombang-gelombang krisis eropa, hal itu terbukti dengan IHSG kembali meningkat sebesar 51.715 poin atau 1.36% dan di tutup pada posisi 3,857.363. Sepanjang perdagangan kemarin IHSG bergerak di kisaran 3,806.098 – 3,859.098. Kemarin LQ 45 juga ikut merasakan manisnya tren positive yang dibawa oleh IHSG dengan mengakhiri perdagangan pada level 689.286 atau +10.917 (+1.61%). Pengunduran diri Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi membuat investor percaya bahwa ini adalah awal dari terselesaikannya krisis eropa, karena para investor beranggapan bahwa Silvio Berlusconi selama berkuasa tidak mampu mengatasi masalah masalah yang terjadi di eropa dan akan mengakibatkan Italia sebagai korban krisis eropa setelah Yunani. Para pelaku pasar kembali percaya diri setelah rencana reformasi di Italia tersebut. Pada perdagangan kemarin bursa regional sangatlah bergairah dengan meningkatnya saham-saham Asia, dan dengan banyaknya sentimen positif yang datang dari global dan regional membuat saham-saham unggulan dan lapis dua semakin diburu. Investor asing melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 843.2 miliar di seluruh pasar sedangkan nilai transaksi di pasar reguler sebesar Rp 4.60 triliun. Sebanyak 149 saham naik, sisanya 70 saham turun, dan 109 saham stagnan pada volume 4.149 miliar lembar saham senilai Rp 5.516 triliun. Saham yang mengalami kenaikan kemarin adalah ASII, UNTR, GGRM dan AALI. Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan secara signifikan adalah INTP, SCMA, SAIP dan EXCL.

Bursa AS jatuh lebih dari 3% pada hari Rabu (9/11) yang menjadi hari pasar terburuk sejak pertengahan Agustus seiring lonjakan imbal hasil obligasi Italia menandai krisis utang Eropa telah memburuk. Seluruh 10 sektor S&P turun, tapi sektor keuangan S&P menjadi yang paling terpukul di tengah kekhawatiran tentang paparan Eropa, anjlok 5.4%. Dow Jones Industrial Average turun 389.24 poin atau 3.20%, di 11,780.94. S&P 500 turun 46.82 poin, atau 3.67%, pada 1,229.10. Nasdaq Composite turun 105.84 poin atau 3.88%, pada 2,621.65. Penyebaran krisis ke Italia telah mengangkatnya ke tingkat yang baru. Sumber Uni Eropa mengatakan para pejabat Jerman dan Perancis sedang mendiskusikan rencana drastis, termasuk perbaikan yang mungkin akan menciptakan zona euro yang lebih kecil. Imbal hasil obligasi Italia melesat hingga 7.5%, level tertinggi baru sejak euro diperkenalkan pada tahun 1999. Investor dipaksa menjual obligasi Italia setelah badan kliring Eropa menaikkan jaminan yang diperlukan untuk meminjam utang Italia. Desakan Perdana Menteri Silvio Berlusconi pada pemilihan umum dibandingkan sebuah pemerintah sementara mengangkat kekhawatiran ketidakstabilan berkepanjangan dan penundaan reformasi ekonomi. Di antara saham bank, Morgan Stanley merosot  9%. Goldman Sachs Group Inc turun 8.2%. Bank of America Corp kehilangan 5.7%.

Kami memperkirakan hari ini IHSG akan mendapat tekanan negatif hari ini, dipicu oleh negatifnya pekembangan dari Eropa. Kami memperkirakan level support dan resistance akan berada di level 3770 – 3880.untuk IHSG hari ini.

Technical Pick:
BMRI (7,400) – Buy on Weakness
ASII (70,800) – Buy on Weakness
ADRO (2,150) – Spec. Buy
UNTR (26,150) –  Buy on Weakness

Lihat Analisis Vibiz Research

Wall Street Ditutup Anjlok, IHSG Terancam Bonyok

Kamis, 10 November 2011 06.18 WIB


(Vibiznews – Stocks) Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 51,72 poin (1,36%) ke level 3.857,36 (10/11). Rencana mundurnya perdana menteri Italy, Silvio Berlusconi membuat pasar global sedikit bersemangat.

Tadi malam bursa Wall Street ditutup anjlok dimana Dow Jones -389,24 (-3,2%), S&P -46,82 (-3,67%) dan Nasdaq -105,84 (-3,8%). Penguatan tersebut diakibatkan oleh semakin kritisnya krisis hutang Italia, ditambah lagi dengan kondisi politik Italia yang sedang memanas pasca keputusan Berlusconi menyatakan keinginannya untuk mundur sebagai perdana menteri.

Sedangkan pada pembukaan bursa Asia pagi ini dibuka anjlok merespon sentimen negatifyang diberikan oleh merosotnya bursa Wall Street dimana Indeks Nikkei turun -205,18 poin (-2,34%), indeks Kospi melemah sebesar 51,69 poin (-2,73%) dan Straits Times anjlok 81,05 (-2,83%).

Lihat Analisis Vibiz Research

8.11.11

Rekomendasi: Sinarmas Sekuritas

Selasa, 08 November 2011 08.50 WIB

Pada perdagangan hari Selasa (8/11), secara teknikal indeks diperkirakan akan bergerak mixed dengan kisaran 3750-3820.

Indeks masih cenderung bergerak fluktuatif, dimana investor masih akan mencermati perkembangan di Eropa terutama Italia akibat kekhawatiran bahwa krisis hutang mulai merambat ke Italia dan juga rencana pertemuan menteri keuangan uni Eropa yang akan membahas detail dari rencana penambahan dana talangan European baliout fund dan pembayaran dana talangan untuk Yunani.

Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk trading: UNTR, SMGR, BWPT, BSDE

DISCLAIMER :

This material is issued by PT Sinarmas Sekuritas, a member of the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges, represent the opinion of PT Sinarmas Sekuritas, derived its judgment from sources deemed reliable, however, PT Sinarmas Sekuritas and its affiliated cannot guarantee its accuracy and completeness. PT Sinarmas Sekuritas or its affiliates may be involved in transactions contrary to any opinion herein or have positions in the securities recommended herein and may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this material. PT Sinarmas Sekuritas, its employees and its affiliates, expressly disclaim any and all liability for representation or warranties, expressed or implied, here in or omission there from or for any loss how so ever arising from any use of this material or its contents or otherwise arising in connection there with. Opinion expressed in this material are our present view and are subject to change without notice.

Lihat Analisis Vibiz Research

Sentimen Positif Bursa Regional Mampu Dorong Penguatan IHSG

Selasa, 08 November 2011 06.30 WIB

(Vibiznews – Stocks) Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 5,39 poin (-0,14%) ke level 3778,24 (8/11). Pelemahan tersebut diakibatkan oleh penurunan optimisme pasar terhadap penanganan krisis Eropa yang berlarut-larut.

Tadi malam bursa Wall Street ditutup  menguat dimana Dow Jones 85,15 (0,71%), S&P 7,89 (0,63%) dan Nasdaq 9,1 (0,34%). Penguatan tersebut merespon dari pernyataan Bank Central Eropa (ECB) yang mengatakan bahwa krisis hutang regional Eropa dapat terkendali dalam dua tahun kedepan.

Sedangkan pada pembukaan bursa Asia pagi ini dibuka menguat merespon sentimen positif yang diberikan oleh optimisme bursa Wall Street dimana Indeks Nikkei turun 17,43 poin (-0,28%), indeks Kospi menguat sebesar 0,15 poin (0,01%), Straits Times naik 19,71 (0,69%) dan indeks Hang Seng meningkat 170,61 poin (0,87%).

Lihat Analisis Vibiz Research

7.11.11

IHSG Bergerak Terbatas, Pasar Menanti Kepastian Yunani

Senin, 07 November 2011 09:43 WIB

(Vibiznews – Stocks – Daily Analysis) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada  perdagangan pagi ini tercatat menguat 0,12% ke level 3788,229. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 pada pagi ini tercatat menguat 0,06% ke level 675,179.

Pada awal perdagangan saham sesi I ini tercatat volume perdagangan sebesar 170,5 juta lot saham senilai Rp 135,9 miliar dengan total transaksi sebanyak 6063 kali. Pada perdagangan saham pagi ini tercatat sebanyak 57 saham naik, 37 saham turun, dan 71 saham tidak berubah.

Penguatan tipis IHSG pada perdagangan pagi ini didorong oleh sektor industry dasar dan barang konsumsi, dimana masing-masing indeks tercatat naik 0,77% dan 0,50%.

Saham-saham yang tercatat menguat pada perdagangan pagi ini antara lain saham AKRA naik 3,2% ke Rp 3225, saham BBRI naik 0,7% ke Rp 6850, saham ADRO naik 1,2% ke Rp 2075, dan saham GGRM naik 1,4% ke Rp 61400.

Saham-saham yang tercatat melemah pada perdagangan pagi ini antara lain saham TLKM  turun 2,0% ke Rp 7450, saham BBCA turun 0,6% ke Rp 7950, saham BKSL turun 1,9% ke Rp 260, dan saham BTEL turun 3,9% ke Rp 250.

Lihat Analisis Vibiz Research

Rekomendasi: Sinarmas Sekuritas

Senin, 07 November 2011 09.10 WIB

Pada perdagangan hari Senin (7/11), secara teknikal indeks diperkirakan akan bergerak mixed dengan kisaran 3730-3830.

Pergerakan IHSG masih akan dibayangi oleh perkembangan di Eropa, terutama Yunani pasca pengunduran diri PM Yunani dan perkembangan akan pembicaraan menteri keuangan uni Eropa terkait dengan pemberian dana talangan untuk Yunani. Selain itu, hasi rapat KTT G20 yang tidak menghasilkan keputusan signifikan untuk membantu krisis hutang di Eropa dan data tingkat pengganguran AS yang turun ke level 9% dari 9.1% dapat memberikan sentimen tambahan terhadap IHSG.

Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk trading: SMGR, EXCL, BBCA, MNCN

DISCLAIMER :

This material is issued by PT Sinarmas Sekuritas, a member of the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges, represent the opinion of PT Sinarmas Sekuritas, derived its judgment from sources deemed reliable, however, PT Sinarmas Sekuritas and its affiliated cannot guarantee its accuracy and completeness. PT Sinarmas Sekuritas or its affiliates may be involved in transactions contrary to any opinion herein or have positions in the securities recommended herein and may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this material. PT Sinarmas Sekuritas, its employees and its affiliates, expressly disclaim any and all liability for representation or warranties, expressed or implied, here in or omission there from or for any loss how so ever arising from any use of this material or its contents or otherwise arising in connection there with. Opinion expressed in this material are our present view and are subject to change without notice

Lihat Analisis Vibiz Research

Bursa Regional Melemah, IHSG Cenderung Terkoreksi

Senin, 07 November 2011 09.00 WIB

(Vibiznews – Stocks) Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 77,82 poin (2,1%) ke level 3.783,63 (7/11).  Penguatan tersebut didorong oleh sentimen positif setelah Yunani memutuskan untuk menerima bantuan financial dari negara-negara Uni Eropa.

Perdagangan bursa Wall Street ahir minggu lalu ditutup anjlok dimana Dow Jones -61,23 (-0,51%), S&P -7,92 (-0,63%) dan Nasdaq -11,82 (-0,44%). Kekecewaan para pelaku pasar di kawasan Amerika Serikat diakibatkan oleh pertemuan G20 tidak dapat membantu banyak terhadap krisis Eropa.

Begitu juga dengan bursa Asia yang ikut terseret oleh pelemahan bursa AS, dimana Indeks Nikkei turun 39,22 poin (-0,45%) dan indeks Kospi melemah sebesar 3,04 poin (-0,16%).

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa IHSG akan terkoreksi dengan kisaran pergerakan 3.726 – 3.763. Adanya sentimen negatif dari bursa regional dapat menekan pergerakan IHSG yang kembali rebound pada ahir minggu kemarin.

Secara teknikal IHSG telah berhasil rebound pada perdagangan ahir minggu kemarin. Rebound pada level support di 3.700, diprediksikan IHSG akan menuju level resistance di 3.830. Namun adanya sentimen negatif dari bursa regional, membuat IHSGcenderung terkoreksi.

Lihat Analisis Vibiz Research

1.11.11

IHSG Dibuka Turun, Seiring Terkoreksinya B ursa Saham Global

Selasa, 01 November 2011 09:45 WIB

(Vibiznews – Stocks – Daily Analysis) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada  perdagangan pagi ini tercatat melemah 0,39% ke level 3775,962. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 pada pagi ini tercatat melemah 0,35% ke level 673,222.

Pada awal perdagangan saham sesi I ini tercatat volume perdagangan sebesar 458,7 juta lot saham senilai Rp 436,6 miliar dengan total transaksi sebanyak 11579 kali. Pada perdagangan saham pagi ini tercatat sebanyak 32 saham naik, 103 saham turun, dan 48 saham tidak berubah.

Pelemahan IHSG pada perdagangan pagi ini didorong oleh sektor industry dasar dan aneka industri, dimana masing-masing indeks tercatat turun 0,84% dan 0,84%.

Saham-saham yang tercatat menguat pada perdagangan pagi ini antara lain saham HRUM naik 2,6% ke Rp 8050, saham ADRO naik 3,7% ke Rp 2100, saham PGAS naik 0,9% ke Rp 2975, dan saham ISAT naik 0,9% ke Rp 5400.

Saham-saham yang tercatat melemah pada perdagangan pagi ini antara lain saham BORN  turun 1,9% ke Rp 1010, saham BMRI turun 0,7% ke Rp 7100, saham BBRI turun 0,7% ke Rp 6700, dan saham INDY turun 2,6% ke Rp 2775.

Lihat Analisis Vibiz Research

Rekomendasi: Sinarmas Sekuritas

Selasa, 01 November 2011 09.05 WIB

Pada perdagangan hari Selasa (1/11), secara teknikal indeks diperkirakan akan bergerak melemah dengan kisaran 3720-3826.

Pergerakan bursa regional yang melemah akibat adanya kekhawatiran baru terhadap implementasi dan detail mengenai hasil dari pertemuan para petinggi uni Eropa serta referendum yang akan dilakukan oleh PM Yunani terhadap hasil rapat tersebut. Selain itu, investor cenderung menunggu hasil pertemuan negara G20. IHSG juga akan mendapat sentimen dari pengumuman inflasi untuk bulan Oktober dan laporan-laporan keuangan perusahaan IHSG yang masih menunjukan performa diatas ekspetasi analis.

Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk trading: MYOR, BBCA, HEXA, MEDC

DISCLAIMER :
This material is issued by PT Sinarmas Sekuritas, a member of the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges, represent the opinion of PT Sinarmas Sekuritas, derived its judgment from sources deemed reliable, however, PT Sinarmas Sekuritas and its affiliated cannot guarantee its accuracy and completeness. PT Sinarmas Sekuritas or its affiliates may be involved in transactions contrary to any opinion herein or have positions in the securities recommended herein and may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this material. PT Sinarmas Sekuritas, its employees and its affiliates, expressly disclaim any and all liability for representation or warranties, expressed or implied, here in or omission there from or for any loss how so ever arising from any use of this material or its contents or otherwise arising in connection there with. Opinion expressed in this material are our present view and are subject to change without notice

Lihat Analisis Vibiz Research

Tertekan Oleh Sentimen Negatif, IHSG Dalam Kondisi Bearish

Selasa, 01 November 2011 09.00 WIB


(Vibiznews – Stocks) Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 39,11 poin (1,02%) ke level 3.790,85 (1/11).  IHSG yang memiliki kondisi overbought secara teknikal, dimanfaatkan oleh para pelaku pasar untuk mengambil keuntungan. Ditambah lagi dengan menurunnya optimisme pasar terhadap penanganan krisis Eropa, membuat IHSG tidak memiliki sentimen positif untuk menembus resistancenya.

Perdagangan bursa Wall Street semalam ditutup anjlok dimana Dow Jones -276,1 (-2,26%), S&P -31,79 (-2,47%) dan Nasdaq -52,74 (-1,93%). Kehawatiran para pelaku pasar AS mengenai kesepakatan hutang Eropa menjadikan beban berat yang menekan pelemahan bursa Wall Street.

Begitu juga dengan bursa Asia yang ikut terseret oleh pelemahan bursa AS, dimana Indeks Nikkei turun 88,07 poin (-0,98%), indeks Kospi melemah sebesar 2,17 poin (-0,11%) dan indeks Hang Seng jatuh 154,37 poin (-0,77%).

Lihat Analisis Vibiz Research

31.10.11

IHSG Dibuka Melemah, Mulai Tergerus Aksi Profit Taking

Senin, 31 Oktober 2011 09:40 WIB

(Vibiznews – Stocks – Daily Analysis) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada  perdagangan pagi ini tercatat melemah 0,47% ke level 3812,091. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 pada pagi ini tercatat melemah 0,55% ke level 680,100.

Pada awal perdagangan saham sesi I ini tercatat volume perdagangan sebesar 169,8 juta lot saham senilai Rp 155,3 miliar dengan total transaksi sebanyak 6229 kali. Pada perdagangan saham pagi ini tercatat sebanyak 49 saham naik, 66 saham turun, dan 60 saham tidak berubah.

Pelemahan IHSG pada perdagangan pagi ini didorong oleh sektor infrastruktur dan tambang, dimana masing-masing indeks tercatat turun 0,73% dan 0,67%.

Saham-saham yang tercatat menguat pada perdagangan pagi ini antara lain saham AALI naik 2,4% ke Rp 21500, saham HRUM naik 1,2% ke Rp 8150, saham MEDC naik 1,1% ke Rp 2275, dan saham UNVR naik 1,0% ke Rp 15850.

Saham-saham yang tercatat melemah pada perdagangan pagi ini antara lain saham ADRO  turun 2,4% ke Rp 2075, saham INDF turun 1,9% ke Rp 5300, saham CPIN turun 1,8% ke Rp 2725, dan saham TINS turun 1,7% ke Rp 1990.

Lihat Analisis Vibiz Research

Rekomendasi: Sinarmas Sekuritas

Senin, 31 Oktober 2011 09.10 WIB


Pada perdagangan hari Senin (31/10), secara teknikal indeks diperkirakan cenderung menguat secara terbatas dengan kisaran 3803-3855.

Terdapat kemungkinan akan adanya aksi profit taking. Indeks juga masih akan mendapat sentimen dari diriliisnya laporan-laporan keuangan kuartal ke 3 2011. 

Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk trading: MYOR, ITMG, SMCB, BBKP

DISCLAIMER :
This material is issued by PT Sinarmas Sekuritas, a member of the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges, represent the opinion of PT Sinarmas Sekuritas, derived its judgment from sources deemed reliable, however, PT Sinarmas Sekuritas and its affiliated cannot guarantee its accuracy and completeness. PT Sinarmas Sekuritas or its affiliates may be involved in transactions contrary to any opinion herein or have positions in the securities recommended herein and may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this material. PT Sinarmas Sekuritas, its employees and its affiliates, expressly disclaim any and all liability for representation or warranties, expressed or implied, here in or omission there from or for any loss how so ever arising from any use of this material or its contents or otherwise arising in connection there with. Opinion expressed in this material are our present view and are subject to change without notice

Lihat Analisis Vibiz Research

Turunnya Optimisme Pasar, IHSG Akan Konsolidasi

Senin, 31 Oktober 2011 09.00 WIB


(Vibiznews – Stocks) Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) minggu lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 16,96 poin (0,44%) ke level 3.829,96 (31/10).  Adanya harapan pelaku pasar paska adanya keputusan kebijakan para petinggi Eropa menganai krisis negaranya, mampu menimbulkan optimisme pasar.

Perdagangan bursa Wall Street ahir minggu lalu cenderung flat dimana Dow Jones 22,56 (0,2%), S&P 0,5 (0,00%) dan Nasdaq -1,48 (-0,05%). Peningkatan keyakinan konsumen serta masih tingginya tingkat konsumsi masyarakat AS, masih tertahan oleh masalah penanganan krisis hutang Eropa dimana pasar menilai kebijakan yang disampaikan belum lah cukup.

Sedangkan pada pembukaan bursa Asia pagi ini dibuka mixed didorong, tertahan oleh ketidak puasan pasar terhadap petinggi Eropa dalam menentukan kebijakan mengenai krisis hutangnya. Indeks Nikkei turun 24,73 poin (-0,27%), indeks Kospi melemah sebesar 4,1 poin (-0,2%) dan indeks Hang Seng meningkat 8,48 poin (0,47%).

Lihat Analisis Vibiz Research

28.10.11

Bursa Global Meroket, IHSG Berpeluang Besar Jebol 3.820

Jumat, 28 Oktober 2011 09.05 WIB


(Vibiznews – Stocks) Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 74,4 poin (1,99%) ke level 3.813,0 (28/10).  Penguatan tersebut merespon keputusan petinggi Eropa mengenai krisis hutang negaranya dimana mereka menyepakati untuk memberikan bail out kepada perbankan Eropa.

Bursa Amerika Serikat ditutup  meroket pada penutupan semalam dimana Dow Jones 339,51 (2,86%), S&P 42,59 (3,43%) dan Nasdaq 87,96 (3,32%). Para pelaku pasar di Wall Street optimis mengenai pertumbuhan perekonomian AS sendiri seiring adanya kepastian penanganan krisis hutang Eropa.

Sedangkan pada pembukaan bursa Asia pagi ini dibuka menguat didorong sentimen positif yang diberikan oleh optimisme bursa di Wall Street dimana Indeks Nikkei naik 124 poin (1,39%), indeks Kospi menguat sebesar 34,05 poin (1,7%) dan indeks Hang Seng meningkat 510,82 poin (2,59%).

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa IHSG berpotensi menguat dengan kisaran 3.789 – 3.838. Munculnya optimisme pasar global terpacu setelah adanya kepastian mengenai penanganan krisis hutang Eropa.

Secara teknikal IHSG telah berada pada area overbought. Menguatnya indeks selama tiga hari terahir, membuat kondisi IHSG rentan akan koreksi. Namun kuatnya sentimen positif pasar global berpotensi memberikan dorongan terhadap IHSG untuk mengetes level resistance berikutnya di 3.820.

Lihat Analisis Vibiz Research

Rekomendasi: Sinarmas Sekuritas

Jumat, 28 Oktober 2011 08.30 WIB


Pada perdagangan hari Jumat (28/10), secara teknikal indeks diperkirakan masih akan melanjutkan penguatan pada kisaran 3780-3850.

Sentimen positif juga akan datang dari penguatan bursa AS dan Eropa. Penguatan bursa global didukung oleh adanya kesepakatan petinggi uni Eropa mengenai rencana restruktur utang Yunani serta rencana rekapitalisasi bank-bank di Eropa dan rencana penambahan European Bailout Fund sehingga dapat meredakan kekhawatiran terhadap krisis hutang di Eropa. Selain itu, data pertumbuhan ekonomi AS yang tumbuh sebesar 2.5% di kuartal 3, naik dari 1.3% dan rilis laporan keuangan perusahaan kuartal 3 yang positif turut memberikan sentimen positf. Namun perlu dicermati pula kemungkinan adanya profit taking.

Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk trading: ITMG, PTBA, ASII, BBRI

DISCLAIMER :

This material is issued by PT Sinarmas Sekuritas, a member of the Jakarta and Surabaya Stock Exchanges, represent the opinion of PT Sinarmas Sekuritas, derived its judgment from sources deemed reliable, however, PT Sinarmas Sekuritas and its affiliated cannot guarantee its accuracy and completeness. PT Sinarmas Sekuritas or its affiliates may be involved in transactions contrary to any opinion herein or have positions in the securities recommended herein and may seek or will seek investment banking or other business relationships with the companies in this material. PT Sinarmas Sekuritas, its employees and its affiliates, expressly disclaim any and all liability for representation or warranties, expressed or implied, here in or omission there from or for any loss how so ever arising from any use of this material or its contents or otherwise arising in connection there with. Opinion expressed in this material are our present view and are subject to change without notice.

Lihat Analisis Vibiz Research

27.10.11

IHSG Dibuka Positif, Spekulasi Eropa Capai Kesepakatan

Kamis, 27 Oktober 2011 09:45 WIB

(Vibiznews – Stocks – Daily Analysis) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada  perdagangan pagi ini tercatat menguat 0,85% ke level 3770,365. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 pada pagi ini tercatat menguat 1,03% ke level 673,350.

Pada awal perdagangan saham sesi I ini tercatat volume perdagangan sebesar 761, 7 juta lot saham senilai Rp 673 miliar dengan total transaksi sebanyak 10809 kali. Pada perdagangan saham pagi ini tercatat sebanyak 112 saham naik, 11 saham turun, dan 50 saham tidak berubah.

Penguatan IHSG pada perdagangan pagi ini didorong oleh sektor tambang dan industri dasar, dimana masing-masing indeks tercatat naik 1,44% dan 1,11%.

Saham-saham yang tercatat menguat pada perdagangan pagi ini antara lain saham BBKP naik 1,5% ke Rp 670, saham BBRI naik 1,5% ke Rp 15250, saham BUMI naik 4,4% ke Rp 2350, dan saham ADRO naik 2,5% ke Rp 2050.

Saham-saham yang tercatat melemah pada perdagangan pagi ini antara lain saham UNVR  turun 0,3% ke Rp 16050, saham BTPN turun 0,7% ke Rp 3775, saham BTEL turun 1,7% ke Rp 285, dan saham ACES turun 5,9% ke Rp 3200.

Lihat Analisis Vibiz Research

Sentimen Positif Dari Eropa, IHSG Berpotensi Break Resistance

Kamis, 27 Oktober 2011 09.00 WIB


(Vibiznews – Stocks) Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 28,13 poin (0,76%) ke level 3738,61 (27/10).  Penguatan tersebut merupakan aksi short term trading yang dilakukan para pelaku pasar untuk mendapatkan keuntungan jangka pendek dikala belum ada titik terang mengenai penanganan krisis hutang Eropa.

Bursa Amerika Serikat ditutup  menguat pada penutupan semalam dimana Dow Jones 162,42 (1.4%), S&P 12,95 (1,1%) dan Nasdaq 12,25 (0,46%). Penguatan tersebut merespon dari para petinggi Eropa yang bersepakat untuk merekapitalisasi sektor perbankan. Ditambah lagi dengan beberapa data ekonomi AS yang membaik.

Sedangkan pada pembukaan bursa Asia pagi ini dibuka menguat merespon sentimen positif yang diberikan oleh optimisme bursa di Wall Street dimana Indeks Nikkei naik 22,08 poin (0,25%), indeks Kospi menguat sebesar 11,33 poin (0,43%) dan indeks Hang Seng meningkat 1,05 poin (0,01%).

Lihat Analisis Vibiz Research

26.10.11

IHSG Dibuka Melemah, Imbas Kekhawatiran Terhadap Eropa

Rabu, 26 Oktober 2011 09:50 WIB

(Vibiznews – Stocks – Daily Analysis) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada  perdagangan pagi ini tercatat melemah 0,10% ke level 3706,846. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 pada pagi ini tercatat melemah 0,01% ke level 660,586.

Pada awal perdagangan saham sesi I ini tercatat volume perdagangan sebesar 469,9 juta lot saham senilai Rp 615,5 miliar dengan total transaksi sebanyak 9708 kali. Pada perdagangan saham pagi ini tercatat sebanyak 34 saham naik, 87 saham turun, dan 55 saham tidak berubah.

Pada awal perdagangan hari ini, IHSG sempat melemah sekitar 0,82% ke posisi 3680,152, namun sementara ini tampak berusaha rebound.

Pelemahan IHSG pada perdagangan pagi ini didorong oleh sektor barang konsumsu dan aneka industri, dimana masing-masing indeks tercatat turun 0,28% dan 0,25%.

Saham-saham yang tercatat menguat pada perdagangan pagi ini antara lain saham PGAS naik 3,6% ke Rp 2850, saham INTP naik 1,0% ke Rp 15250, saham INCO naik 0,8% ke Rp 3300, dan saham SMGR naik 1,7% ke Rp 9150.

Saham-saham yang tercatat melemah pada perdagangan pagi ini antara lain saham BBRI  turun 0,8% ke Rp 6450, saham BMRI turun 0,7% ke Rp 6750, saham BKSL turun 1,8% ke Rp 280, dan saham HRUM turun 1,9% ke Rp 7600.

Lihat Analisis Vibiz Research