Jumat, 28 Oktober 2011 09.05 WIB
(Vibiznews – Stocks) Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 74,4 poin (1,99%) ke level 3.813,0 (28/10). Penguatan tersebut merespon keputusan petinggi Eropa mengenai krisis hutang negaranya dimana mereka menyepakati untuk memberikan bail out kepada perbankan Eropa.
Bursa Amerika Serikat ditutup meroket pada penutupan semalam dimana Dow Jones 339,51 (2,86%), S&P 42,59 (3,43%) dan Nasdaq 87,96 (3,32%). Para pelaku pasar di Wall Street optimis mengenai pertumbuhan perekonomian AS sendiri seiring adanya kepastian penanganan krisis hutang Eropa.
Sedangkan pada pembukaan bursa Asia pagi ini dibuka menguat didorong sentimen positif yang diberikan oleh optimisme bursa di Wall Street dimana Indeks Nikkei naik 124 poin (1,39%), indeks Kospi menguat sebesar 34,05 poin (1,7%) dan indeks Hang Seng meningkat 510,82 poin (2,59%).
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa IHSG berpotensi menguat dengan kisaran 3.789 – 3.838. Munculnya optimisme pasar global terpacu setelah adanya kepastian mengenai penanganan krisis hutang Eropa.
Secara teknikal IHSG telah berada pada area overbought. Menguatnya indeks selama tiga hari terahir, membuat kondisi IHSG rentan akan koreksi. Namun kuatnya sentimen positif pasar global berpotensi memberikan dorongan terhadap IHSG untuk mengetes level resistance berikutnya di 3.820.
Lihat Analisis Vibiz Research
sumber: vibiznews.com
28.10.11
Bursa Global Meroket, IHSG Berpeluang Besar Jebol 3.820
Author: ICT
| Posted at: 10:57 |
Filed Under:
ihsg
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar