Rabu, 19 Oktober 2011 21:00 WIB
Pada akhir perdagangan sore hari ini rupiah terpantau mengalami peningkatan (20/10). Meskipun kinerja bursa saham turun, rupiah di pasar uang spot antarbank Jakarta Rabu sore menguat terpengaruh sentimen positif kemajuan dalam penangangan krisis utang Eropa.
Rupiah Rabu sore berada pada 8.790 per dolar AS, menguat 25 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya 8.815.
Perkembangan krisis utang di negara kawasan Eropa dianggap positif oleh pelaku pasar dikarenakan adanya jaminan dari Perancis dan Jerman. Kondisi itu dapat menahan meluasnya krisis utang di Eropa sehingga meredakan kekawatiran pelaku pasar global.
Fundamental ekonomi dalam negeri yang masih dapat tumbuh meski perekonomian global diekspektasikan melambat memberi keyakinan pelaku pasar untuk datang ke Indonesia sehingga menguatkan nilai tukar mata uang lokal terhadap dolar AS.
Pelaku pasar uang optimis terhadap implementasi G20 sehingga membuat nilai tukar rupiah masih menguat.
Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari ini tercatat mata uang rupiah menguat terhadap dolar AS menjadi 8.855 dibanding pada hari sebelumnya 8.860.
Lihat Analisis Vibiz Research
sumber: vibiznews.com
20.10.11
Browse » Home »
Berita Ekonomi
» Rupiah Berakhir Menguat Imbas Harapan Penanganan Krisis Eropa
Rupiah Berakhir Menguat Imbas Harapan Penanganan Krisis Eropa
Author: ICT
| Posted at: 13:59 |
Filed Under:
Berita Ekonomi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar