24.7.10

IMF Revisi Naik Pertumbuhan Ekonomi Global, Perhatian Khusus Pada Krisis Eropa

(Vibiznews – Business) – Pada hari ini IMF telah kembali meningkatkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global di tahun 2010 (08/07). Institusi keuangan internasional ini meningkatkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global di tengah masifnya pertumbuhan ekonomi kawasan Asia dan kenaikan permintaan sector swasta di AS. Akan tetapi lembaga ini juga menegaskan bahwa risiko penghambat pertumbuhan masih cukup kuat dalam bentuk krisis utang di kawasan Eropa.

IMF meningkatkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global hingga sebesar 4.6% untuk tahun 2010 ini. Proyeksi ini meningkat dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya yang sebesar 4.2%. Demikian IMF menyatakan dalam laporan Outlook Ekonomi Dunia dan Stabilitas Keuangan Global. Dalam laporan yang sama IMF juga memperingatkan bahwa krisis fiscal Eropa berpotensi menjadi penghalang proses pemulihan ekonomi.

IMF menyatakan bahwa risiko penurunan ekonomi telah mengalami kenaikan tajam di tengah turbulensi keuangan yang disebabkan krisis utang di kawasan Eropa. Dalam konteks ini proyeksi terbaru ini sangat bergantung kepada implementasi kebijakan untuk membangun kembali kepercayaan dan stabilitas, terutama di kawasan Eropa.

Kenaikan proyeksi pertumbuhan ekonomi global tidak terjadi untuk kawasan Eropa. Dalam laporan yang sama IMF tidak mengubah proyeksi pertumbuhan ekonomi untuk kawasan Eropa, yaitu kenaikan sebesar 1%, sama dengan proyeksi yang dibuat pada bulan April lalu. Sementara itu proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2010 untuk Amerika Serikat ditingkatkan dari 3.1% menjadi 3.3%.

Sementara itu untuk tahun 2011 mendatang kawasan Eropa diproyeksi akan mengalami pertumbuhan ekonomi di posisi 1.3%. Proyeksi ini mengalami penurunan dibandingkan proyeksi bulan April lalu yang mencapai sebesar 1.5%. Sementara itu untuk Amerika Serikat IMF menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi di tahun 2011 menjadi 2.9% dari 2.6%.

Revisi penurunan terbesar dialami oleh Inggris yang bulan lalu merilis kebijakan untuk memotong defisit anggarannya. Inggris berencana untuk menurunkan defisit anggaran yang saat ini berada di rekor tertingginya menjadi nol dalam jangka waktu lima tahun ke depan. Hal ini tentunya memerlukan pengorbanan yang berpotensi memberikan tekanan kepada ekonominya.

IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Inggris di tahun 2010 hanya akan mencapai besaran 1.2%, turun dibandingkan level 1.3% pada proyeksi yang dibuat pada bulan April lalu. Sementara itu pada tahun 2011 mendatang pertumbuhan ekonomi Inggris diperkirakan hanya mencapai 2.1%, turun 0.4% dari proyeksi sebelumnya.

IMF juga melakukan revisi naik pada ekonomi di negara-negara berkembang, bekebalikan dengan kawasan Eropa. Brazil di tahun 2010 diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 7.1%. Kenaikan ini jauh melampaui proyeksi yang dibuat pada bulan April lalu, yaitu hanya sebesar 5.5%. Sementara itu untuk tahun 2011 mendatang Brazil diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 4.2%, naik 0.1% dari proyeksi bulan April lalu.

Meskipun secara garis besar IMF merasa yakin mengenai solidnya pertumbuhan ekonomi global yang didorong kenaikan ekonomi negara-negara berkembang, akan tetapi IMF memberikan perhatian khusus mengenai krisis Eropa. Di bawah scenario di mana terjadi guncangan system keuangan global yang diakibatkan oleh krisis utang Eropa akan memberikan dampak seperti kolaps-nya Lehman Brothers di tahun 2008 tersebut, pertumbuhan ekonomi global diprediksi hanya akan sebesar 3.1%.

sumber: vibiznews.com
Bookmark and Share

Related Posts by Categories



0 komentar: