23.7.10

China Sukses Jadi Lahan Ekspansi Perusahaan-perusahaan Besar AS

Kondisi perekonomian China pada saat ini rupanya masih menjadi favorit bagi kebijakan ekspansi perusahaan-perusahaan besar dari AS. Tingginya tingkat konsumsi dan besarnya cakupan konsumen di negara tersebut menjadikan China sebagai tujuan favorit bagi perkembangan bisnis perusahaan-perusahaan besar AS dari berbagai sektor ekonomi. Berikut ini kami akan membahas perusahaan-perusahaan besar AS dari berbagai macam sektor bisnis yang menjual produknya di China dan berhasil menjadi produk-produk favorit bagi konsumen di negara tersebut.

Apple Inc, Perusahaan Paling Ekspansif Saat Ini

Untuk perusahaan AS yang paling ekspansif ditempati oleh Apple Inc. Dengan produknya yaitu iPhone, Apple memang berusaha untuk mendapatkan pangsa pasar konsumen China. Masifnya tingkat konsumsi penduduk China dinilai sangat pas untuk dijadikan pangsa pasar yang cukup menggiurkan. Bahkan Apple sendiri berencana untuk membangun 25 toko retailnya di seluruh China sampai dengan tahun 2011 mendatang. Dan 2 dari toko ritel tersebut akan dibuka musim panas ini di Shanghai.

Perkembangan keuntungan akibat kebijakan ekspansif tersebut juga mulai terlihat. Pada kuartal pertama tahun ini saja Apple Inc telah memperoleh keuntungan sebesar 1,3 miliar dollar atau naik sebesar 200% dalam setahun terakhir. Kiprah ekspansi Apple diperkirakan akan semakin meluas menyusul baru-baru ini telah keluar jenis iPhone terbaru.

Jenis produk konsumsi lainnya datang dari apparel olahraga. Dalam hal ini dua pemain terbesar di dunia yaitu Nike dan Adidas memgang peranan yang besar di China. Berhubung besarnya potensi konsumen di China, maka dipastikan bahwa permintaan akan apparel olahraga juga cukup besar. Apalagi kini apparel olahraga sudah menjadi tren style urban yang diminati oleh banyak kalangan. Untuk ukuran penguasaan pasar, Nike menjadi pemimpin pasar. Hal tersebut dibuktikan dengan naik profit pada kuartal keempat tahun lalu sebesar 12% menjadi 464 juta dollar.

Bisnis gerai kopi pun bahkan juga telah merasuk ke sektor bisnis di China. Starbucks-lah yang sukses menjadi pelopor bagi bisnis sekaligus gaya hidup tersebut. Bermula dengan hanya memiliki 1 gerai di tahun 1999, kini gerai Starbucks telah mencapai 200 gerai di seluruh China. Dan bahkan diprediksi akan berlipat ganda di tahun-tahun mendatang. Masuknya budaya minum kopi sudah pasti telah berhasil menyaingi budaya minum teh yang telah menjadi tradisi di China.

Berikutnya yang tak kalah menarik ialah ekspansinya produk-produk minuman ringan seperti Pepsi dan Coca-Cola. Bahkan Pepsi sendiri akan berencana membangun 14 pabrik di China dalam 4 tahun mendatang. Untuk industri otomotif, perusahaan otomotif asal AS yaitu Ford masih menjadi pemimpin pasar. Bahkan Ford berencana akan melakukan kerjasama dengan produsen otomoti lokal untuk mendirikan pabrik senilai 490 juta dollar dengan nama proyek Chang-an Ford Mazda Automobile. Kepastian kerjasama tersebut akan terlaksana pada tahun 2012 mendatang.


sumber: vibiznews.com
Bookmark and Share

Related Posts by Categories



0 komentar: