23.2.10

Paket Stimulus Ekonomi AS Perbulannya Naik Jadi $32 Miliar Mulai 2010

(Vibiznews - Business) - Proses pengucuran dana bail out ekonomi AS yang dilakukan oleh pemerintah AS rupanya masih berjalan sampai dengan saat ini. Tahun lalu seperti yang kita ketahui bahwa total kebijakan paket stimulus yang dikucurkan oleh pemerintah AS tercatat mencapai 787 miliar dollar. Proses yang cukup lama memang dibutuhkan dalam pengaplikasian kebijakan ini mengingat sangat besarnya dana dan persediaan finansial dalam negeri yang juga menjadi fokus dalam kestabilan keuangan negara AS.

Sampai dengan bulan Januari lalu, pemerintah AS tercatat telah mengucurkan paket senilai 334 miliar dollar atau belum mencapai 50% dari total nominal yang akan dikucurkan oleh pemerintah AS. Pengucuran tersebut diberikan setiap bulannya pada tahun lalu sebesar 27 miliar dollar. Sedangkan di awal tahun ini atau pengucuran paket stimulus pada bulan Januari lalu jumlah mengalami peningkatan sebesar 32 miliar dollar.

Menurut Wakil Presiden AS, Joe Biden, peningkatan jumlah paket stimulus yang dikucurkan setiap bulan mulai awal tahun ini disebabkan oleh adanya dorongan kearah percepatan pemulihan ekonomi. Mulai membaiknya perekonomian di awal tahun ini yang disebabkan oleh positifnya data-data ekonomi mulai dari data sektor manufaktur dan properti membuat pemerintah berusaha menciptakan sebuah iklim ekonomi yang memiliki prospek yang baik dengan dukungan maksimal dari pemerintah AS.

Biden menjelaskan bahwa meski tahun 2010 ini merupakan tahun "kebangkitan" perekonomian global, pemerintah AS tidak serta merta menurunkan usahanya dalam mengembangkan perekonomian negaranya. Ia mengatakan jumlah nominal pengucuran paket stimulus sejak awal tahun ini akan diperuntukan untuk alokasi dana beberapa proyek besar seperti pembangunan infrastruktur, pembangunan jalur kereta cepat, komunikasi sampai dengan teknoligi dibidang kesehatan.

Proyek-proyek tersebut belum lagi ditambah pula oleh beberapa kewajiban negara seperti menyiapkan dana bagi sektor kesehatan dan juga pemberian tunjangan bagi pengangguran di AS. Biden juga memiliki sikap khawatir terhadap kondisi pengangguran di AS yang maish tinggi meski pada bulan lalu dikabarkan mengalami penurunan sebesar 9,7% namun jumlah tersebut menurutnya masih tinggi dan selanjutkan akan masih menjadi beban negara.

Menunggu Pengesahan Paket Stimulus Jilid II

Setelah paket stimulus disetujui oleh Kongres tahun lalu dan telah mengalami proses pengucuran, selanjutnya pemerintah mencoba untuk mengajukan paket stimulus jilid II. Rencananya pengajuan kebijakan ini akan dilakukan mulai pekan depan. Nominal paket stimulus yang diajukan senilai 862 miliar dollar lebih besar dibandingkan jilid yang pertama. Namun sedikit koreksi rupanya sudah mulai berdatangan terutama dari beberapa tokoh dari Parta Republik seperti John Boehner yang mengatakan bahwa paket stimulus jilid I dinilainya kurang berhasil dalam penciptaan lapangan kerja.

Masih tingginya tingkat pengangguran dinilai merupakan wujud dari belum adanya sebuah hasil yang signifikan dari kebijakan tersebut terhadap pengurangan tingkat pengangguran. Bahkan sejak kebijakan paket stimulus jilid I di setujui, jumlah pengangguran justru telah tercipta sebesar 2,9 juta. Padahal diharapkan tadinya kebijakan tersebut dapat menyerap setidaknya 3,5 juta tenaga kerja.

Maka dari itu, implementasi kebijakan paket stimulus jilid II jika disetujui nantinya akan diharapkan terfokus kepada permasalahan ini sehingga salah satu tekanan di sektor perekonomian yaitu jumlah pengangguran akan segera terkurangi.


sumber: vibiznews.com
Bookmark and Share

Related Posts by Categories



0 komentar: