(Vibiznews – Business) – Pemerintah India telah menetapkan target pertumbuhan ekonomi yang luar biasa. India ditargetkan untuk menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia, yang bahkan mengalahkan China. Jangka waktu yang ditetapkan untuk mencapai target tersebut adalah empat tahun. Pemerintah India merasa yakin bahwa target ini dapat tercapai karena India dapat mengandalkan tingkat tabungannya yang tinggi untuk membiayai pembangunan ekonomi di negara tersebut. (01/03)
Pada tahun fiscal yang akan datang diawali 1 April 2010 nanti target pertumbuhan ekonomi India diperkirakan akan dapat mencapai angka 8.2%. Pada kuartal keempat lalu diperkirakan pertumbuhan ekonomi mencapai 6.9%, pertumbuhan ini ditekan oleh kondisi sektor pertanian yang mengalami penurunan akibat badai yang mengguncang sektor pertanian India.
Menteri Keuangan IndiaPranab Mukherjee harus mengantisipasi kondisi yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi di India agar pemerintah dapat mempertahankan target pertumbuhan sambil tetap menarik program stimulus yang sangat membebani anggaran di negara tersebut.
Rajeev Malik, ekonom Macquarie Group dariSingapore , menyatakan bahwa kemungkinan India untuk mengalami pertumbuhan ekonomi melampaui China cukup besar untuk lima tahun ke depan. Ia beralasan bahwa tingginya kebutuhan akan investasi dan aset infrastruktur di India akan meningkatkan produktifitas di negara tersebut. India merupakan negara emerging yang sangat menarik dan para penanam modal menyukai kondisi tersebut.
Dalam laporan dari Departemen Keuangan yang dirilis kemarin tercatat bahwa sangat mungkin bagi India untuk dapat mengalami pertumbuhan ekonomi dua digit, dan bahkan mengambil alih posisi sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia dalam jangka waktu empat tahun ke depan.
Selama satu dekade belakangan, hingga kuartal keempat 2009, India telah mengalami pertumbuhan ekonomi rata-rata sebesar 7.1%, angka ini memang masih berada di bawah China dengan pertumbuhan rata-rata sebesar 9.1%. Pertumbuhan ekonomi kuartal keempat lalu dijadwalkan akan dirilis hari ini.
Laporan dari Departemen Keuangan India menyatakan bahwa ekonomi India yang saat ini berada pada tingkat GDP sebesar 1.2 triliun dolar akan dapat mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 9% pada kuartal yang berakhir bulan Maret 2012 mendatang. Tingkat tabungan di negara tersebut saat ini disebutkan mencapai besaran yang sama dengan Jepang, Korea Selatan, danMalaysia . Tingkat tabungan India telah mencapai 32.5% dari GDP, jauh melampaui Jepang yang hanya 28% dari GDP. Sementara itu Korea Selatan dan Malaysia masing-masing berada di level 30% dan 38% dari GDP. Tingkat tabungan di India bahkan diperkirakan akan dapat mencapai 40% dari GDP pada tahun 2016 mendatang.
Tingginya tingkat tabungan masyarakat ini merupakan hasil dari tabungan para pekerja India. Tingkat populasi pekerja di India diprediksi akan mengalami kenaikan sebesar 220 juta orang pada tahun 2030 mendatang. Kondisi ini merupakan umpan yang sangat baik bagi bisnis dan penanaman modal langsung.
Untuk dapat menyamai pendapatan perkapita China, India memang harus berusaha lebih keras untuk meningkatkan pertumbuhan ekonominya. Saat ini tercatat bahwa pendapatan perkapita di India hanya sebesar 2972 dolar pada tahun 2008. Sementara itu itu di China pendapatan perkapita di periode yang sama mencapai 5962 dolar.
Prospek percepatan pertumbuhan ekonomi India telah menarik dana asing mencapai 17.5 miliar dolar untuk melakukan investasi di India, terutama dalam saham. Pada tahun 2009 lalu indeks Sensex India mengalami peningkatan terbesar dalam nyaris 18 tahun belakangan. Kondisi ekonomi yang solid dengan prospek pertumbuhan tinggi juga telah menarik para investor untuk menanamkan modalnya secara langsung di India.
Pada tahun fiscal yang akan datang diawali 1 April 2010 nanti target pertumbuhan ekonomi India diperkirakan akan dapat mencapai angka 8.2%. Pada kuartal keempat lalu diperkirakan pertumbuhan ekonomi mencapai 6.9%, pertumbuhan ini ditekan oleh kondisi sektor pertanian yang mengalami penurunan akibat badai yang mengguncang sektor pertanian India.
Menteri Keuangan India
Rajeev Malik, ekonom Macquarie Group dari
Dalam laporan dari Departemen Keuangan yang dirilis kemarin tercatat bahwa sangat mungkin bagi India untuk dapat mengalami pertumbuhan ekonomi dua digit, dan bahkan mengambil alih posisi sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia dalam jangka waktu empat tahun ke depan.
Laporan dari Departemen Keuangan India menyatakan bahwa ekonomi India yang saat ini berada pada tingkat GDP sebesar 1.2 triliun dolar akan dapat mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 9% pada kuartal yang berakhir bulan Maret 2012 mendatang. Tingkat tabungan di negara tersebut saat ini disebutkan mencapai besaran yang sama dengan Jepang, Korea Selatan, dan
Tingginya tingkat tabungan masyarakat ini merupakan hasil dari tabungan para pekerja India. Tingkat populasi pekerja di India diprediksi akan mengalami kenaikan sebesar 220 juta orang pada tahun 2030 mendatang. Kondisi ini merupakan umpan yang sangat baik bagi bisnis dan penanaman modal langsung.
Untuk dapat menyamai pendapatan perkapita China, India memang harus berusaha lebih keras untuk meningkatkan pertumbuhan ekonominya. Saat ini tercatat bahwa pendapatan perkapita di India hanya sebesar 2972 dolar pada tahun 2008. Sementara itu itu di China pendapatan perkapita di periode yang sama mencapai 5962 dolar.
sumber: vibiznews.com

0 komentar:
Posting Komentar