24.3.10

Sterling Ditekan Dollar Dan Yen, Penjualan Ritel Tidak Terlalu Tinggi.

 Selasa, 23 Maret 2010 19.26 WIB

(Vibiznews – Economy) – Laporan penjualan ritel di Inggris pada hari ini (23-03) dilaporkan masih mengalami peningkatan walaupun peningkatan tersebut tidak setinggi pertumbuhan penjualan pada periode sebelumnya.

Confederation of British Industry baru saja merilis data bahwa pertumbuhan penjualan pada bulan Februari turun dengan selisih sekitar 10% dari pertumbuhan penjualan pada bulan Januari.

Menurut survey yang dilakukan oleh lembaga tersebut sekitar 39% dari pengecer Inggris mengalami peningkatan pada volume penjualan, sedangkan 26% pengecer melaporkan adanya penurunan.

Dengan demikian disimpulkan bahwa indikator CBI Realized Sales tumbuh sekitar 13%. Angka ini masih lebih kecil dari periode sebelumnya yang bernilai 23%.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan perkembangan terakhir tersebut berimbas kepada melemahnya mata uang Poundsterling terhadap mata uang utama lainnya pada hari ini.

Pada pair GBP/USD yang dibuka pada kisaran 1.5109 di awal sesi perdagangan, Sterling telah melemah sekitar -102 poin atau sekitar - 0.67%, dan pada saat ini terpantau berada pada kisaran pada kisaran 1.5007.

Demikian juga pada cross rate GBP/JPY , dimana setelah dibuka pada kisaran 136.46 pada pembukaan sesi Asia pagi tadi Sterlng bergerak melemah sekitar -89 poin atau sekitar -0.65%. Terhadap mata uang Yen, Poundsterling terpantau diperdagangkan pada kisaran 135.57.


(Indra Yudistira/IYD/vbn)
sumber: vibiznews.com
Bookmark and Share

Related Posts by Categories



0 komentar: