2.6.10

Perusahaan Teknologi China dan India Makin Berjaya

(Vibiznews Business) – Tampaknya China dan India tidak main-main untuk menjajal diri sebagai negara elit di dunia. Di samping pertumbuhan ekonomi yang masif, negara-negara ini juga menghasilkan perusahaan dan miliarder ternama dunia. Di sektor teknologi perusahaan-perusahaan India dan China kembali menantang perusahaan di AS untuk menjadi yang terbaik. Waspadalah Apple dan Google, para elit teknologi di Asia mulai menunjukkan taring. (25/05)

BYD = Build Your Dream
Sampai beberapa tahun lalu nama Wang Chuanfu mungkin tidak berarti bagi siapapun. Akan tetapi Charlie Munger, wakil presiden Berkshire Hathaway menemukan informasi mengenai perusahaan Wang, BYD, produsen mobil hybrid dan batere isi ulang asal China. Munger sangat terkesan sehingga ia meminta Warren Buffett yang terkenal dengan ketidaksukaannya terhadap perusahaan teknologi, untuk membeli 10% saham BYD seharga 230 juta dolar. Saat itu adalah bulan September 2008. Saat ini saham Buffett di BYD telah bernilai hampir 2 miliar dolar.

BYD (Build Your Dream) merupakan perusahaan nomer satu di daftar 100 perusahaan teknologi terbaik di tahun 2009 versi Bloomberg Businessweek. Pada tahun 2009 lalu pertumbuhan pendapatan BYD mencapai 50%, mencapai 5.78 miliar dolar, dengan pendapatan operasional sebesar 713 juta dolar.

Apple

Sungguh sesuatu yang tidak terduga bahwa sebuah perusahaan asal China dapat mengalahkan status Apple. Produsen iPhone, iPod, dan iPad ini memang masih jauh melampaui BYD dalam hal pendapatan. Tahun lalu Apple memperoleh pendapatan sebesar 42.9 miliar dolar, atau sekita 7 kali lipat pendapatan BYD. Akan tetapi nyatanya pertumbuhan pendapatan perusahaan yang didirikan oleh Steve Jobs ini hanya sebesar 14%, jauh di bawah pertumbuhan pendapatan BYD yang mencapai 50%. Bisnis memang seperti kata pepatah, kadang di atas kadang di bawah. Akan tetapi Apple tetap nomer satu di antara perusahaan-perusahaan produsen computer.

Tencent
Tempat ketiga lagi-lagi ditempati oleh perusahaan teknologi asal China. Tencent merupakan penyedia produk dan jasa yang terbagi ke dalam tujuh kategori: jasa IM, media online, mobile dan telekomunikasi, jasa hiburan interaktif, jasa penyedia internet, serta e-commerce dan penyedia iklan online. Perusahaan ini menjadi operator game online paling laris di China dan memiliki kapitalisasi pasar senilai 39.5 miliar dolar. Pada tahun 2009 lalu pendapatan perusahaan ini mencapai 1.82 miliar dolar dengan pertumbuhan dari tahun sebelumnya mencapai 77%, yang bahkan melebihi pertumbuhan pendapatan BYD.

Amazon.com
Perusahaan ini telah dikenal luas di dunia sebagai toko buku online. Amazon.com bukan hanya menyediakan buku-buku secara fisik, akan tetapi telah mulai merambah jasa penyedia buku-buku elektronik (ebook). Amazon.com memperoleh pendapatan sebesar 24.51 miliar dolar pada tahun 2009 lalu dengan pendapatan operasional mencapai 1.13 miliar dolar.

Tata Consultancy Service
Tata Consultancy Service merupakan perusahaan yang menyediakan jasa konsultasi piranti lunak. Perusahaan yang memiliki kantor pusat di India ini merupakan anak perusahaan dan koglomerasi tertua dan terbesar di negara tersebut, Tata Group. Pemiliknya, Lakshmi Mittal merupakan langgan daftar oprang-orang terkaya di dunia. Pada tahun 2009 lalu TCS memperoleh pendapatan sebesar 6.10 miliar dolar dengan tingkat pertumbuhan pendapatan tahunan sebesar 8%. Return yang diberikan kepada pemegang saham mencapai 150%.

sumber: vibiznews.com
Bookmark and Share

Related Posts by Categories



0 komentar: