| Selasa, 25 Oktober 2011 21.23 WIB |
| (Vibiznews-Property) Strategi penggabungan PT BSD City Tbk dan PT Duta Pertiwi Tbk menjadi Sinar Mas Land sebagai induk usaha ditujukan untuk menstandarkan produk properti yang mereka hasilkan. "Strategi ini merupakan langkah awal Sinar Mas Land dalam menyamakan standar kualitas produk dan juga layanan dari anak usaha," kata Managing Director Corporate Strategy and Services Sinar Mas Land Ishak Chandra di Jakarta, Selasa. Menurut dia, pelanggan juga akan lebih mudah dalam melihat dan membeli produk yang sudah dihasilkan dari anak-anak usaha. Ishak mengatakan, penyelenggaraan REI Expo tanggal 22 - 30 Oktober 2011 merupakan kesempatan bagi perusahaan untuk memperkenalkan Sinar Mas Land kepada publik. "Kami ingin memberikan kemudahan kepada calon pembeli untuk memilih produk mulai dari hunian di kota skala besar, kawasan industri, perkantoran, superblok, resort, hotel, lapangan golf dalam satu brand," ujar dia. Ishak mengatakan, melalui induk usaha diharapkan lebih banyak dan lebih luas lagi menjangkau para pelanggan. "Kita tinggal menawarkan beragam produk residential serta variasi harga sesuai selera dan keinginan pelanggan dan juga dengan standard kualitas produk dan pelayanan Sinar Mas Land,? kata Ishak menjelaskan pembentukan Sinar Mas Land. Ishak menambahkan, dalam kondisi perekonomian yang mulai stabil, sektor properti menjadi salah satu pilihan bijak untuk berinvestasi. Rumah dianggap sebagai investasi tanpa resiko karena harganya yang selalu meningkat, ungkap dia. "Namun calon pembeli tetap harus memperhatikan berbagai faktor seperti harga, lokasi, kualitas bangunan, tingkat kenyamanan hunian, keamanan, infrastruktur kawasan, kelengkapan fasilitas-fasilitas penunjang serta yang harus diperhatikan adalah siapa pengembang di belakangnya," kata Ishak. Ishak mengatakan, reputasi pengembang perlu diperhatikan agar bentuk investasi tersebut tetap memiliki prospek yang menjanjikan di masa mendatang. Penggabungan ini menempatkan Sinar Mas Land sebagai pengembang properti dengan lahan terbesar di Asia Tenggara. Sinar Mas Land praktis saat ini mengantongi 40 proyek besar dari anak usaha dan juga memiliki lebih dari 10.000 ha landbank, ujar dia. Sinar Mas Land, menurut dia, juga tengah menjalin kemitraan dengan Sojitz Japan, Marubeni Japan, Land&House Thailand, Itochu-Japan dan LG-Korea untuk mengembangkan proyek mereka. |
sumber: vibiznews.com

0 komentar:
Posting Komentar