(Vibiznews – Commodity) – Ancaman kekeringan di Argentina diperkirakan meningkatkan spekulasi atas harga gandum. Perdagangan gandum berjangka kontrak Desember di CBOT pada hari ini (14/07), menunjukan adanya trend peningkatan harga. Harga berada di kisaran 549.00 US$/bu , dan masih bergerak di teritori bullish setelah pada pagi hari ini dibuka dizona tersebut.
Kekeringan di Argentina diperkirakan akan mengurangi hasil panen pada periode 2009 – 2010, sehingga dengan demikian negara tersebut tidak akan memberikan pasokan gandum ke pasar dunia untuk jangka waktu dekat ini. Kebijakan pemerintah negara tersebut yang merestriksi ekspor gandum, bertujuan untuk menjamin pasokan gandum bagi kebutuhan pasar domestik.
Analis Vibiz research dari Vibiz Consulting mengemukakan bahwa harga gandum mencapai harga tertinggi dalam dua minggu terakhir ini.Dimana pada perdagangan dua minggu lalu harga gandum terendah mencapai 510.99US$/bu sehingga dengan demikian harga telah naik sekitar 7.44%.
Read More
sumber: vibiznews.com
21.7.09
Browse » Home »
» Turunnya Pasokan Dan Lemahnya Dollar AS, Melejitkan Harga Gandum.
Turunnya Pasokan Dan Lemahnya Dollar AS, Melejitkan Harga Gandum.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar