Pada perdagangan hari ini tampak nilai tukar rupiah cenderung mengalami peningkatan terhadap dolar AS (20/10). Dolar AS di pasar global kembali mengalami tekanan. Investor kembali menaikkan eksposure yang lebih berisiko karena tidak ada sedikitpun petunjuk soal arah suku bunga AS dalam pidato yang disampaikan Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke.
Nilai tukar rupiah pun ikut mencicipi berkah tren pelemahan dolar AS. Ditambah hadirnya lelang SUN, investor asing diharapkan kembali memasukkan dana-dananya ke Indonesia. Sementara itu hari ini dorongan menguat juga diharapkan akan datang dari pelantikan kabinet Indonesia Bersatu Jilid 2.
Pada perdagangan di pasar spot antar bank Jakarta pagi hari ini rupiah dibuka menguat ke 9.370 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.409 per dolar AS.
Read More
sumber: vibiznews.com
20.10.09
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar