(Vibiznews-Mutual) PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menawarkan kupon bunga obligasi seri A sebesar 12,25% dan seri B sebesar 13%. Perseroan juga merevisi porsi penerbitan obligasi dan sukuk.
Demikian disampaikan dalam prospektus yang dipublikasikan, Rabu (9/12/2009).
Semula, MAPI akan menerbitkan obligasi senilai Rp 300 miliar dan sukuk Rp 200 miliar. Masing-masing surat utang ini terdiri atas dua seri yang berjangka waktu 3 tahun dan 5 tahun.
Saat ini nilai obligasi yang akan diterbitkan berubah menjadi Rp 346 miliar dan sukuk menjadi Rp 154 miliar. Untuk obligasi seri A diterbitkan sebanyak 198 miliar dengan kupon bunga 12,25%, sedangkan obligasi seri B diterbitkan senilai Rp 30 miliar dengan kupon bunga 13%.
Sisa jumlah pokok obligasi sebesar Rp 118 miliar akan ditawarkan pada masa penawaran. Jika tidak terserap, maka MAPI tidak wajib menerbitkannya.
Untuk sukuk seri A akan diterbitkan senilai Rp 95 miliar dengan cicilan imbalan hasil sebesar Rp 122.500.000 per Rp 1 miliar, sedangkan sukuk seri B diterbitkan sebanyak Rp 34 miliar dengan cicilan imbalan hasil sebesar Rp 130 juta per Rp 1 miliar.
Sisa jumlah pokok sukuk sebesar Rp 25 miliar akan ditawarkan pada masa penawaran. Jika tidak terserap, maka MAPI tidak wajib menerbitkannya.
Kedua surat utang ini memperoleh peringkat idA+ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Berlaku sebagai penjamin emisi obligasi adalah PT Danareksa Sekuritas (OD), PT HSBC Securities Indonesia, PT Indo Premier Securities dan PT Standard Chartered Securities Indonesia.
Seluruh dana penerbitan obligasi dan sukuk, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan untuk melunasi sebagian pinjaman berdenominasi dolar AS atau Yen. Berdasarkan laporan keuangan MAPI per 30 Juni 2009, total jumlah kewajiban perseroan sebesar Rp 2,009 triliun. Posisi utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun sebesar Rp 651,009 miliar.
Pernyataan efektif Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) telah diperoleh pada 8 Desember 2009. Masa penawaran dijadwalkan pada 10-11 Desember 2009. Tanggal penjatahan pada 14 Desember 2009. Distribusi pada 16 Desember 2009 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 17 Desember 2009.
Demikian disampaikan dalam prospektus yang dipublikasikan, Rabu (9/12/2009).
Semula, MAPI akan menerbitkan obligasi senilai Rp 300 miliar dan sukuk Rp 200 miliar. Masing-masing surat utang ini terdiri atas dua seri yang berjangka waktu 3 tahun dan 5 tahun.
Saat ini nilai obligasi yang akan diterbitkan berubah menjadi Rp 346 miliar dan sukuk menjadi Rp 154 miliar. Untuk obligasi seri A diterbitkan sebanyak 198 miliar dengan kupon bunga 12,25%, sedangkan obligasi seri B diterbitkan senilai Rp 30 miliar dengan kupon bunga 13%.
Sisa jumlah pokok obligasi sebesar Rp 118 miliar akan ditawarkan pada masa penawaran. Jika tidak terserap, maka MAPI tidak wajib menerbitkannya.
Untuk sukuk seri A akan diterbitkan senilai Rp 95 miliar dengan cicilan imbalan hasil sebesar Rp 122.500.000 per Rp 1 miliar, sedangkan sukuk seri B diterbitkan sebanyak Rp 34 miliar dengan cicilan imbalan hasil sebesar Rp 130 juta per Rp 1 miliar.
Sisa jumlah pokok sukuk sebesar Rp 25 miliar akan ditawarkan pada masa penawaran. Jika tidak terserap, maka MAPI tidak wajib menerbitkannya.
Kedua surat utang ini memperoleh peringkat idA+ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Berlaku sebagai penjamin emisi obligasi adalah PT Danareksa Sekuritas (OD), PT HSBC Securities Indonesia, PT Indo Premier Securities dan PT Standard Chartered Securities Indonesia.
Seluruh dana penerbitan obligasi dan sukuk, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan untuk melunasi sebagian pinjaman berdenominasi dolar AS atau Yen. Berdasarkan laporan keuangan MAPI per 30 Juni 2009, total jumlah kewajiban perseroan sebesar Rp 2,009 triliun. Posisi utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun sebesar Rp 651,009 miliar.
Pernyataan efektif Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) telah diperoleh pada 8 Desember 2009. Masa penawaran dijadwalkan pada 10-11 Desember 2009. Tanggal penjatahan pada 14 Desember 2009. Distribusi pada 16 Desember 2009 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 17 Desember 2009.
sumber: vibiznews.com

0 komentar:
Posting Komentar