(Vibiznews – Business) – Kraft yang dikabarkan berusaha untuk merilis saham baru untuk membiayai akuisisinya terhadap Cadbury telah menemui halangan dari investor terbesar, Warren Buffett. Akan tetapi saat ini Buffett justru berencana untuk menggunakan saham Berkshire Hathaway untuk melakukan akuisisi terhadap salah satu perusahaan kereta api di AS. inkonsistensi ini merupakan sinyal bahwa harga saham Berkshire saat ini dianggap sudah berada pada harga wajar, sementara harga saham Kraft masih dianggap undervalue. (12/01)
Warren Buffett dikabarkan akan merilis saham baru Berkshire Hathaway senilai 10 miliar dolar untuk membiayai rencana akuisisi senilai 26 miliar dolar terhadap perusahaan kereta api Burlington Northern Santa Fe. Sebelumn
ya, sebagai investor terbesar di Kraft, Warren Buffett telah menggunakan wewenangnya untuk menggagalkan rencana penerbitan saham baru untuk pembiayaan akuisisi Cadbury. Menurut Buffett harga saham Kraft saat ini masih jaug di bawah harga wajar.
Menurut Buffett, saham Kraft merupakan “mata uang yang sangat mahal”. Pernyataan Warren Buffett ini mengundang spekulasi bahwa harga saham Kraft saat ini masih memiliki kemungkinan untuk terus mengalami kenaikan. Menurut Charles Ortel, seorang investor tidak akan menjual sahamnya jika ia merasa bahwa harga saham tersebut berada di level terendahnya, melainkan akan dijual pada saat harga saham tersebut sedang berada dalam kisaran harga yang wajar.
Keengganan Buffett, Keuntungan Nestle
Di tengah kebingungan Kraft untuk mengumpulkan dana dalam usahanya mengakuisisi Cadbury, keuntungan justru mungkin diambil oleh produsen makanan lain yang juga rival Kraft, Nestle. Perusahaan pmakanan yang berbasis di Swiss ini telah membuat persetujuan untuk membeli unit produsen pizza AS miliki Kraft senilai 3.7 miliar dolar, atau 12.5 kali lipat dari estimasi pendapatannya di tahun 2009 lalu. Sebelumnya produsen Kit Kat ini telah membayar akuisisi Gerber, perusahaan makanan bayi senilai 15.7 kali lipat dari estimasi pendapatan di tahun 2007 lalu.
Sementara Kraft terpaksa menjual salah satu unit yang memiliki pertumbuhan agresif untuk memacu dana akuisisi Cadbury, Nestle saat ini berhasil menjadi produsen pizza beku terbesar di dunia. Perusahaan ini juga mengklaim masih memiliki dana tersendiri untuk rencana akuisisi lain. CEO Nestle, Paul Bulcke, kemarin menyatakan bahwa perusahaan makanan dunia ini selalu terbuka untuk proses akuisisi lain. Sebelumnya Nestle telah memperoleh dana dari penjualan saham di Alcon Inc, senilai 28.1 miliar dolar AS.
Menurut Andy Smith, co-head riset ekuitas di Icap Plc London, Kraft akan membutuhkan utang untuk dapat mengakuisisi Cadbury, akan tetapi Nestle, di sisi lain, memiliki dana cukup untuk memperoleh apa yang diinginkan perusahaan tersebut.
Hingga saat ini Cadbury masih membuka kesempatan bagi siapa saja yang berminat untuk mengakuisisinya setelah membatalkan perjanjian dengan Kraft menyusul kegagalan Kraft untuk menerbitkan saham guna membiayai akuisisinya terhadap Cadbury. Dikabarkan Kraft memiliki batas waktu hingga tanggal 19 Januari untuk memperoleh dana akuisisi tersebut.
Warren Buffett dikabarkan akan merilis saham baru Berkshire Hathaway senilai 10 miliar dolar untuk membiayai rencana akuisisi senilai 26 miliar dolar terhadap perusahaan kereta api Burlington Northern Santa Fe. Sebelumn
Menurut Buffett, saham Kraft merupakan “mata uang yang sangat mahal”. Pernyataan Warren Buffett ini mengundang spekulasi bahwa harga saham Kraft saat ini masih memiliki kemungkinan untuk terus mengalami kenaikan. Menurut Charles Ortel, seorang investor tidak akan menjual sahamnya jika ia merasa bahwa harga saham tersebut berada di level terendahnya, melainkan akan dijual pada saat harga saham tersebut sedang berada dalam kisaran harga yang wajar.
Keengganan Buffett, Keuntungan Nestle
Sementara Kraft terpaksa menjual salah satu unit yang memiliki pertumbuhan agresif untuk memacu dana akuisisi Cadbury, Nestle saat ini berhasil menjadi produsen pizza beku terbesar di dunia. Perusahaan ini juga mengklaim masih memiliki dana tersendiri untuk rencana akuisisi lain. CEO Nestle, Paul Bulcke, kemarin menyatakan bahwa perusahaan makanan dunia ini selalu terbuka untuk proses akuisisi lain. Sebelumnya Nestle telah memperoleh dana dari penjualan saham di Alcon Inc, senilai 28.1 miliar dolar AS.
Menurut Andy Smith, co-head riset ekuitas di Icap Plc London, Kraft akan membutuhkan utang untuk dapat mengakuisisi Cadbury, akan tetapi Nestle, di sisi lain, memiliki dana cukup untuk memperoleh apa yang diinginkan perusahaan tersebut.
Hingga saat ini Cadbury masih membuka kesempatan bagi siapa saja yang berminat untuk mengakuisisinya setelah membatalkan perjanjian dengan Kraft menyusul kegagalan Kraft untuk menerbitkan saham guna membiayai akuisisinya terhadap Cadbury. Dikabarkan Kraft memiliki batas waktu hingga tanggal 19 Januari untuk memperoleh dana akuisisi tersebut.
sumber: vibiznews.com

0 komentar:
Posting Komentar