13.1.10

Steve Jobs CEO dengan Buzz Terbaik 2009, John Thain Terburuk

(Vibiznews - Business) – Semakin berkembangnya internet memberikan pengaruh yang semakin besar juga terhadap reputasi bisnis, termasuk para pemimpinnya. Hanya saja, reputasi ini bisa baik, dan bisa buruk.

Fortune yang dibantu oleh Zeta Interactive, berusaha mengukur buzz yang terjadi di internet, mulai dari blog, forum, social media dan lainnya. Selain mengukur besar volume buzz-nya, mereka juga mengukur nada komentar yang beredar, positif atau negatif. Berikut ini adalah CEO terbaik dan terburuk berdasarkan buzz yang beredar secara online.

CEO dengan Buzz Terbaik
Chairman & CEO Apple: Steve Jobs
Bukan suatu yang mengherankan jika Steve Jobs menjadi best CEO buzz tahun ini. Kepemimpinannya berhasil membawa Apple tidak hanya unggul di saat resesi, melainkan mencatatkan kinerja terbaik sepanjang sejarah. Steve Jobs merupakan tokoh utama di balik serangkaian inovasi Apple yang bukan hanya menjadi kebutuhan, melainkan juga bagian dari lifestyle, diantaranya iPod, iTunes hingga iPhone, dan lainnya.

Postingan online mengenai Steve Jobs terhitung ada 16,218, dimana ratingnya 93% positif, lebih unggul 10% dibandingkan dengan posisi selanjutnya, yakni CEO Yahoo Carol Bartz. Deskripsi yang paling sering digunakan untuk Jobs diantaranya adalah “genius” dan “inspirational”

CEO Yahoo: Carol Bartz

Selama tahun pertamanya dalam menangani Yahoo, Carol Bartz banyak menjadi bahan perbincangan. Ia bahkan berada dalam urutan 8 dalam 50 Most Powerful Woman versi Fortune. Bartz dipandang sebagai orang yang tepat dalam memimpin Yahoo. Sebelumnya, Bartz sukses dalam memimpin Autodesk keluar dari masa-masa sulit. Superwoman ini tidak hanya berhasil dalam memimpin Autodesk, melainkan juga mengalahkan penyakit kanker yang menggerogotinya sejak awal ia bergabung dengan Autodesk.

Ketika akhirnya ia menjalin kesepakatan dengan Microsoft, terdapat banyak suara yang tidak setuju. Namun, rating yang positif yakni sebesar 83% menunjukkan bahwa masyarakat percaya dengan kapabilitas Bartz sebagai CEO Yahoo.

Diantara CEO dengan buzz terbaik ada pula Chairman dan CEO Starbucks Howard Schulz perusahaannya. Publik sepertinya menyukai inovasi Schulz dan usaha-usahanya dalam melakukan turnaround di Starbucks. Eric Schmidt, Chairman dan CEO Google memperoleh 83% rating positif, terutama seiring dengan makin solidnya kinerja Google dengan berbagai inovasi yang muncul diantaranya Google Android, sistem operasi Chrome, Google Wave, dan lainnya. Terakhir, yang mungkin agak mengherankan adalah mantan CEO General Motors Fritz Henderson juga termasuk daftar CEO dengan buzz terbaik. Meskipun ia terpaksa keluar setelah baru 8 bulan menempati posisinya, namun sejumlah usahanya memperoleh review yang positif, terutama berdasarkan Chevrolet dan Cadillac yang baru, serta iklan `Reinvention GM`.

CEO dengan Buzz Terburuk
Mantan CEO Merrill Lynch: John Thain
Reputasi John Thain begitu buruk sehingga ia harus memperoleh rating terendah dibandingkan dengan CEO lainnya, yakni hanya 27%. Kata-kata yang paling banyak diasosiasikan dengannya adalah “broke” dan “financial crisis”.

Kesalahan Thain diantaranya adalah melakukan spending besar-besaran diantaranya untuk miliaran bonus karyawan dan liburannya padahal dia tahu bahwa Merrill akan membukukan kerugian besar. Pada kuartal tersebut, Merrill membukukan kerugian $15 miliar, yang mengakibatkan Kenneth Lewis kemudian terkejut dan marah, sehingga Thain akhirnya terpaksa mengundurkan diri.

Namun, yang paling memicu amarah publik adalah ketika John Thain dilaporkan menghabiskan anggaran sebesar $1.22 juta pada awal 2008 untuk mendekorasi ulang kantornya di Merrill Lynch. Bukan suatu yang mengherankan jika ia sangat dibenci.

CEO Citigroup: Vikram Pandit

Rating positif Pandit tercatat hanya 45%. Meskipun Pandit punya reputasi yang positif setelah mengajukan gaji hanya $1 dollar hingga perusahaan kembali, namun selanjutnya ia tidak melakukan sesuatu yang mengagumkan, terutama setelah Citi memperoleh bailout sebesar $45 juta dari pemerintah. Puncaknya ketika kemudian Chairman FDIC Sheila Bair sempat melobi untuk mencopot Pandit dari posisinya sekarang.

Di posisi selanjutnya ada Edward Liddy, mantan Chairman dan CEO AIG, yang reputasinya anjlok setelah ia membagi-bagikan bonus besar kepada karyawannya, padahal untuk selamat AIG harus menerima dana bailout dari pemerintah sebesar $84 miliar. Selain itu, Chairman dan CEO JPMorgan Chase Jamie Dimon serta Chairman dan CEO Goldman Sachs Lloyd Blankfein juga masuk menjadi daftar CEO dengan buzz terburuk. Reputasi keduanya terkena imbas dari krisis finansial, yang salah satunya ditengarai disebabkan oleh sektor perbankan AS.



sumber: vibiznews.com
Bookmark and Share

Related Posts by Categories



0 komentar: