(Vibiznews - Business) - Perkembangan dunia bisnis di China rupanya kian menunjukan sebuah pergerakan kearaha yang semakin kuat. Hal tersebut bukan hanya melanda perusahaan-perusahaan besar yang memegang roda ekonomi China saja, namun juga perusahaan-perusahaan kecil yang kedepannya berpotensi menunjukan perannya dalam membantu ekonomi China dengan inovasi-inovasi baru yang segar.
Situs bisnis terkemuka, Forbes pada hari ini melansir 10 perusahaan kecil di China yang berpotensi akan berkembang dengan baik dalam waktu yang singkat akibat adanya terobosan-terobosan inovasi yang baru dan dengan konsep yang lebih aplikatif bagi lingkungan sekitar. Dari kesepuluh perusahaan tersebut sebelumnya juga telah mendapat penilaian yang baik dari Forbes sebagai perusahaan kecil yang memiliki performa bisnis dengan pendapatan yang tidak kecil pula.
Dari Perusahaan Pengolahan Limbah Sampai Kuliner
Situs bisnis terkemuka, Forbes pada hari ini melansir 10 perusahaan kecil di China yang berpotensi akan berkembang dengan baik dalam waktu yang singkat akibat adanya terobosan-terobosan inovasi yang baru dan dengan konsep yang lebih aplikatif bagi lingkungan sekitar. Dari kesepuluh perusahaan tersebut sebelumnya juga telah mendapat penilaian yang baik dari Forbes sebagai perusahaan kecil yang memiliki performa bisnis dengan pendapatan yang tidak kecil pula.
Dari Perusahaan Pengolahan Limbah Sampai Kuliner
Di urutan pertama sebagai perusahaan yang kedepannya sangat potensial untuk berkembang ialah Universtar
Dalam hal ini, Universtar Science and Technology bertugas sebagai pepemonitor dan memberikan konsultasi kepada perusahaan-perusahaan tersebut, selain menawarkan produk-produk dan konsep pengurangan penghasilan limbah yang berbahaya bagi lingkungan.
Di posisi selanjutnya diduduki oleh perusahaan yang memiliki bisnis di bidang penjualan online. Nama perusahaan tersebut ialah Soufun. Perusahaan ini lebih mirip dengan Alibaba.com yang mengusung konsep layanan penjualan via online. Namun yang membedakana antara Soufun dan Alibaba.com ialah adanya spesifikasi bahwa Soufun hanya menjual produk-produk yang berhubungan dengan produk-produk properti. Mayoritas saham Soufun kini telah dimiliki oleh perusahaan komunikasi raksasa Australia, Telstra.
Pada bidang kesehatan, terdapat juga perusahaan yang diprediksi memiliki prospek yang cukup baik. Sihuan Pharmaceutical, perusahaan yang telah listing di bursa Singapura, selaian di bursa China ini cuup menjadi perhatian banyak pihak. Dengen memegang bisnis produksi obat-obat suplemen terutama yang menyangkut organ tubuh bagian dalam. Mengingat baiknya prospek perusahaan ini kedepannya, Morgan Stanley Private Equity Asia telah memberikan bantuan modal bagi perkembangan riset perusahaan ini.
Industri makanan rupanya masih menjadi favorit bagi perusahaan-perusahaan baru yang ingin terjun ke dunia tersebut. Bagi Ausnutria Dairy, perusahaan susu murni yang belum lama berdiri, besarnya industri penjualan susu justru menjadi tantangan tersendiri. Apalagi besarnya jumlah konsumen susu di China menjadi nilai lebih. Ausnutria Dairy yang berdasarkan survey Forbes berada di urutan 8, tahun lalu telah berhasil listing di bursa saham Hong Kong.
sumber: vibiznews.com

0 komentar:
Posting Komentar