19.3.10

Uni Eropa Setujui Penyelamatan Yunani, Premium Obligasi Yunani Turun

(Vibiznews – Business) – Para menteri keuangan dari 16 negara yang tergabung dalam Uni Eropa telah menyetujui kebijakan bantuan terhadap Yunani. Keputusan para menteri keuangan Eropa ini telah dirilis pada Senin malam lalu. Akan tetapi keputusan ini tidak menyertakan langkah-langkah konkrit dalam mengatasi permasalahan tersebut. (16/03)

Setelah melakukan pembicaraan di Brussel, para menteri keuangan Uni Eropa merilis pernytaan yang menyatakan bahwa mereka secara teknis telah menyetujui program bantuan pertama untuk diberikan kepada Yunani. Program bantuan ini merupakan yang pertama kalinya sejak pendirian resmi Uni Eropa pada tahun 1999 lalu.

Harga pasar obligasi Yunani mengalami kenaikan di tengah harapan pernyataan komitmen yang lebih jelas dari para menteri keuangan tersebut. Akan tetapi gagalnya forum menteri keuangan Uni Eropa untuk memberikan pernyataan yang lebih konkrit telah mengakibatkan kembali tertekannya harga obligasi Yunani.

Forum menteri keuangan Uni Eropa mengklarifikasi telah menghasilkan teknis dan koordinasi untuk mengambil langkah yang diperlukan dan dapat dilakukan langsung apabila kondisi telah dianggap mendesak. Tujuan dari keputusan ini bukan untuk memberikan pembiayaan pada level suku bung di Uni Eropa, akan tetapi lebih kepada menjaga stabilitas keuangan di Uni Eropa secara menyeluruh.

Jean-Claude Juncker, Perdana Menteri Luksembourg sekaligus ketua dari forum menteri keuangan tersebut menyatakan bahwa Yunani hingga saat ini belum meminta secara khusus bantuan dari rekan-rekannya. Apabila bantuan dibutuhkan bentuknya bukanlah pemberian pinjaman uang.

Komisaris European Monetary Affairs, Olli rehn, menyatakan bahwa Yunani telah melakukan kebijakan yang berani untuk mengurangi deficit anggarannya dan menurunkan utangnya yang saat ini lebih besar dibandingkan output ekonomi di negara tersebut.

Menteri keuangan Austria Josef Proell menyatakan bahwa pembicaraan yang berlangsung kemarin tersebut tidak memfokuskan kepada jumlah uang yang disediakan untuk rencana penyelamatan Yunani.



Yunani Tidak Tinggal Diam Nantikan Bantuan
Yunani sendiri tidak tinggal diam mengharapkan bantuan untuk mengatasi permasalahan fiscal yang mendera negara tersebut. Bulan ini Yunani telah mengumumkan langkah-langkah untuk menurunkan defisitnya dari 12.7% GDP menjadi 8.7% GDP. Langkah yang dilakukan Yunani ini termasuk kebijakan yang tidak popular untuk menurunkan gaji pegawai negeri dan menaikkan pajak. Meskipun demikian sebuah survey yang dilakukan terhadap penduduk Yunani menunjukkan bahwa kebijakan pemerinth tersebut sebagai sebuah langkah yang baik.

Langkah-langkah internal yang dilakukan oleh Yunani, termasuk juga dukungan verbal yang diberikan oleh Uni Eropa, telah membntu menurunkan premium yang harus ditawarkan oleh obligasi pemerintah Yunani. Saat ini pemerintah Yunani telah menerbitkan obligasi untuk mencari dana tambahan sebesar 20 miliar euro (27.5 miliar dolar AS).

Akan tetapi premium obligasi pemerintah Yunani saat ini belum dapat dikatakan stabil. Kemungkinan kembali meningkatnya premium tersebut masih cukup besar. Premium obligasi Yunani ini adalah terhadap obligasi Jerman.

sumber: vibiznews.com
Bookmark and Share

Related Posts by Categories



0 komentar: