(Vibiznews – Business) – Siapa yang bisa melupakan kemenangan mengesankan Barack Obama sebagai Presiden kulit hitam pertama di AS pada tahun 2008 lalu. Obama pada saat itu merupakan Presiden AS termuda setelah John F. Kennedy yang pada saat terpilih baru berusia 37 tahun. Tampaknya kaum muda di bawah 50 tahun kembali menunjukkan tajinya dalam bidang politik. Masyarakat Inggris baru saja mendapatkan Perdana Menteri termuda mereka dalam 2 abad terakhir, David Cameron. (12/05)
David Cameron diangkat sebagai Perdana Menteri Inggris setelah Gordon Brown mundur dari jabatan tersebut. Terpilihnya Cameron sebagai perdana menteri mengakhiri era 13 tahun kepemimpinan Partai Buruh dalam pemerintahan Inggris.
David Cameron menyatakan bahwa ia bertujuan untuk membentuk sebuah pemerintahan koalisi dengan Partai Liberal Demokrat yang berada di tempat ketiga. Partai Konservatif memperoleh jumlah kuris terbesar di parlemen akan tetapi gagal memperoleh suara mayoritas.
Cameron yang saat ini berusia 43 tahun – Perdana Menteri termuda kedua di Inggris setelah Lord Liverpool – menyatakan bahwa akan menjadi sebuah pekerjaan yang berat dan sulit untuk menjalankan sebuah pemerintahan koalisi. Akan tetapi menurutnya itu harus dapat dikompromikan karena sat ini Inggris memiliki isu ekonomi mendesak yang haru ditangani.
Pengunduran Diri Brown Dilakukan Untuk Kepentingan Partai Buruh
Ratu Elizabeth II telah memerintahkan Cameron untuk membentuk pemerintahan baru kurang dari satu jam setelah pengunduran diri Gordon Brown yang penuh dengan emosi. Politisi kawakan Inggris yang merupakan mantan perdana menteri, Gordon Brown, mundur dari jabatannya dalam rangka mempertahankan image Partai Buruh yang menaunginya. Kegagalan Partai Buruh untuk memenangkan pemilihan umum pada tanggal 6 Mei lalu dinilai sebagai kesalahannya yang tidak mampu mengangkat sentiment para pemilih setelah Inggris masuk ke dalam resesi ekonomi.
Untuk pertama kalinya sejak tahun 1974 parlemen Inggris tidak dikuasai oleh satu partai mayoritas. Awalnya Gordon Brown memberikan penawaran untuk mundur agar Partai Liberal Demokrat tertarik menjajaki koalisi dengan Partai Buruh. Ketua Partai Liberal Demokrat, Nick Clegg telah menyatakan dengan jelas bahwa sebelum terlibat pembicaraan koalisi dengan Partai Buruh, syarat utama adalah agar Gordon Brown mengundurkan diri.
Aksi “heroik” Brown ini tampaknya akan berakhir sia-sia karena kabar terbaru menyatakan bahwa Nick Clegg telah setuju untuk menjalin koalisi dengan pemerintah terbaru yang dikuasai oleh Partai Konservatif.
Persatuan Partai Konservatif dan Partai Liberal Demokrat
Sebagai “tanda jadi” koalisi antara Partai Konservatif dan Partai Liberal Demokrat, ketua Partai Liberal Demokrat Nick Clegg telah didapuk sebagai wakil perdana menteri. Selain menempatkan Clegg sebagai wakil perdana menteri, empat petinggi Partai Liberal Demokrat juga ditempakan pada empat pos menteri kabinet.
Persetujuan koalisi ini dicapai setelah negosiasi keras selama lima hari belakangan. Koalisi ini merupakan koalisi pertama yang terjadi di Inggris sejak Perang Dunia II. Menurut Cameron, dirinya dan Nick Clegg bersedia untuk mengesampingkan perbedaan-perbedaan partai dan bekerja sama dengan keras untuk kepentingan umum dan nasional.
Perubahan Peta Kerja Sama Luar Negeri
Dikabarkan bahwa Presiden Barack Obama telah mengundang perdana menteri baru Inggris untuk berkunjung ke Washington dengan harapan mempererat aliansi antara kedua negara. Akan tetapi banyak pihak meramalkan bahwa hubungan antara kedua negara ini akan menjadi lebih renggang dalam masa pemerintahan Cameron.
Cameron dan Clegg sama-sama telah memberikan sinyal yang memilih hubungan yang kurang intim dengan Washington, dibandingkan pendahulu mereka Brown dan Blair. Meskipun mereka masih setuju untuk mempertahankan tentara di Afghanistan, akan tetapi juga telah diungkapkan keinginan untuk menarik tentara secara berkala. Clegg telah menyatakan bahwa berat baginya untuk meningkatkan angka kematian di negara tersebut.
David Cameron menyatakan bahwa ia bertujuan untuk membentuk sebuah pemerintahan koalisi dengan Partai Liberal Demokrat yang berada di tempat ketiga. Partai Konservatif memperoleh jumlah kuris terbesar di parlemen akan tetapi gagal memperoleh suara mayoritas.
Cameron yang saat ini berusia 43 tahun – Perdana Menteri termuda kedua di Inggris setelah Lord Liverpool – menyatakan bahwa akan menjadi sebuah pekerjaan yang berat dan sulit untuk menjalankan sebuah pemerintahan koalisi. Akan tetapi menurutnya itu harus dapat dikompromikan karena sat ini Inggris memiliki isu ekonomi mendesak yang haru ditangani.
Pengunduran Diri Brown Dilakukan Untuk Kepentingan Partai Buruh
Ratu Elizabeth II telah memerintahkan Cameron untuk membentuk pemerintahan baru kurang dari satu jam setelah pengunduran diri Gordon Brown yang penuh dengan emosi. Politisi kawakan Inggris yang merupakan mantan perdana menteri, Gordon Brown, mundur dari jabatannya dalam rangka mempertahankan image Partai Buruh yang menaunginya. Kegagalan Partai Buruh untuk memenangkan pemilihan umum pada tanggal 6 Mei lalu dinilai sebagai kesalahannya yang tidak mampu mengangkat sentiment para pemilih setelah Inggris masuk ke dalam resesi ekonomi.
Untuk pertama kalinya sejak tahun 1974 parlemen Inggris tidak dikuasai oleh satu partai mayoritas. Awalnya Gordon Brown memberikan penawaran untuk mundur agar Partai Liberal Demokrat tertarik menjajaki koalisi dengan Partai Buruh. Ketua Partai Liberal Demokrat, Nick Clegg telah menyatakan dengan jelas bahwa sebelum terlibat pembicaraan koalisi dengan Partai Buruh, syarat utama adalah agar Gordon Brown mengundurkan diri.
Aksi “heroik” Brown ini tampaknya akan berakhir sia-sia karena kabar terbaru menyatakan bahwa Nick Clegg telah setuju untuk menjalin koalisi dengan pemerintah terbaru yang dikuasai oleh Partai Konservatif.
Persatuan Partai Konservatif dan Partai Liberal Demokrat
Sebagai “tanda jadi” koalisi antara Partai Konservatif dan Partai Liberal Demokrat, ketua Partai Liberal Demokrat Nick Clegg telah didapuk sebagai wakil perdana menteri. Selain menempatkan Clegg sebagai wakil perdana menteri, empat petinggi Partai Liberal Demokrat juga ditempakan pada empat pos menteri kabinet.
Persetujuan koalisi ini dicapai setelah negosiasi keras selama lima hari belakangan. Koalisi ini merupakan koalisi pertama yang terjadi di Inggris sejak Perang Dunia II. Menurut Cameron, dirinya dan Nick Clegg bersedia untuk mengesampingkan perbedaan-perbedaan partai dan bekerja sama dengan keras untuk kepentingan umum dan nasional.
Perubahan Peta Kerja Sama Luar Negeri
Dikabarkan bahwa Presiden Barack Obama telah mengundang perdana menteri baru Inggris untuk berkunjung ke Washington dengan harapan mempererat aliansi antara kedua negara. Akan tetapi banyak pihak meramalkan bahwa hubungan antara kedua negara ini akan menjadi lebih renggang dalam masa pemerintahan Cameron.
sumber: vibiznews.com

0 komentar:
Posting Komentar