29.5.10

Pertumbuhan Ekonomi Jepang Q1 Naik; Prospek Kedepan Masih Positif

(Vibiznews - Business) - Pada hari ini (20/5) pemerintah Jepang menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi negaranya pada kuartal pertama tahun ini mengalami kenaikan yang cukup signfikan. Pada periode kuartal pertama tahun ini, pertumbuhan ekonomi Jepang mengalami kenaikan ke posisi 4,9% (y/y). Level tersebut semakin memberikan sebuah keyakinan bahwa sampai dengan kuartal keempat akhir tahun ini, pertumbuhan ekonomi Jepang diperkirakan akan menembus level yang ditarget yaitu pertumbuhan ekonomi sebesar 5,6% (y/y).

Dengan penguatan pertumbuha ekonomi Jepang paska krisis 2 tahun llau, kini setidaknya negara yang sebelumnya mempin perekonomian Asia tersebut dapat juga menunjukan bahwa sebagai negara eksportir tidak dapat tertinggal jauh dengan apa yang dilakukan China. Prestasi sebagai eksportir memang masih dipegang teguh oleh Jepang sampai dengan saat ini. Maka dari itu, bisa dibilang sektor ekspor menjadi tulang punggung bagi perekonomian Jepang saat ini.

Disisi lain, konsumsi pun mulai pulah semenjak pemerintah Jepang memberlakukan beberapa kebijakan yang menguntungkan dunia industri dan juga kebijakan moneter yang secara langsung dapat menguntungkan sektor riil dan juga daya beli masyarakat karena masih terkontrolnya inflasi dan juga pergerakan mata uang yen terhadap mata uang mayoritas lainnya. Kondisi-kondisi tersebutlah yang menjadi pendorong perekonomian Jepang untuk cepat keluar dari krisis ekonomi.



Bahkan performa sektor perbankan juga turut menyumbangkan kondisi positif bagi perekonomian Jepang sendiri. Berdasarkan kebijakan Bank Sentral Jepang, bank-bank swasta berusaha menawarkan paket kredit usaha bagi sektor rill sehingga dapat menguntungkan bagi sektor industri. Maka dari itu sektor eksportir seperti industri elektronik dan otomotif masih dapat berjalan dengan optimal paska krisis. Kondisi tersebut dicerminkan oleh Toshiba Corp yang mengumumkan profit kuartal lalu yang naik sebesar 14 miliar dollar akibat naiknya permintaan.

Menteri Keuangan Jepang, Naoto Kan bahkan memprediksi bahwa tren positif pertumbuhan ekonomi negaranya akan masih bergerak naik mesti ancaman mengenai kondisi fundamental global seperti krisis ekonomi yang melanda Yunani dan menekan perekonomian Eropa masih akan mungkin menjadi batu sandungan.

Di samping itu, kondisi tersebut juga akan menjadi sebuah penghalang kembali bagi sektor eksportir mengingat kondisi yang serupa diperkirakan akan terjadi seperti pada saat krisis ekonomi 2 tahun lalu dimana sektor eksportir terkena dampak yang signifikan dari krisis ekonomi global.


sumber: vibiznews.com
Bookmark and Share

Related Posts by Categories



0 komentar: