(Vibiznews – Economy) – Pada penutupan perdagangan hari ini tampak nilai tukar rupiah mengalami peningkatan (30/11). Gagal bayar Dubai World tidak banyak memberikan pengaruh pada nilai tukar rupiah. Meski sempat melemah di awal perdagangan, namun rupiah akhirnya bisa memperkecil pelemahannya.
Pada perdagangan di pasar spot antar bankJakarta sore hari ini rupiah ditutup melemah tipis ke 9.465 per dolar AS, dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di level 9.445 per dolar AS. Rupiah sempat melemah hingga 9.500 per dolar AS.
Ekonom BII Samuel Ringoringo mengatakan, masalah gagal bayar Dubai World memang bisa meningkatkan volatilitas dalam jangka pendek di pasar modal dan surat utang, karena efek psikologis.
"Hal ini juga akan memberikan tekanan lagi pada rupiah. Namun pergerakan ini masih dalam level yang bisa diprediksi," jelas Samuel.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting menilai bahwa dalam jangka panjang investor masih akan percaya kepada kondisi fundamental ekonomiIndonesia , karena dinilai paling penting. Untuk saat ini rupiah akan cenderung mengalami pergerakan melemah mengikuti sentimen kawasan di kisaran 9350 sampai 9550 per dolar AS.
Pada perdagangan di pasar spot antar bank
Ekonom BII Samuel Ringoringo mengatakan, masalah gagal bayar Dubai World memang bisa meningkatkan volatilitas dalam jangka pendek di pasar modal dan surat utang, karena efek psikologis.
"Hal ini juga akan memberikan tekanan lagi pada rupiah. Namun pergerakan ini masih dalam level yang bisa diprediksi," jelas Samuel.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting menilai bahwa dalam jangka panjang investor masih akan percaya kepada kondisi fundamental ekonomi
sumber: vibiznews.com

0 komentar:
Posting Komentar