19.6.10

Hingar Bingar Piala Dunia Telah Menanti; Afsel Siap Panen Keuntungan

Pekan ini insan sepakbola dunia akan kembali disuguhkan oleh sajian kelas wahid berupa Piala Dunia yang kali ini di selenggarakan di Afrika Selatan. Banyak pihak dan juga penggemar olahraga bola bundar menanti-nantikan momen yang pertama kali dan diharapkan dapat sukses membawa semangat turnamen sepakbola terhebat di tanah benua Afrika.

Hegemoni yang bergulir sebenarnya telah mulai terjadi dalam setahun terakhir. Kondisi tersebut bukan hanya dialami oleh para calon peserta Piala Dunia, namun juga sang tuan rumah, Afrika Selatan. Seperti kita ketahui, Afrika Selatan bukanlah negara yang dapat dikatakan maju dari segi perkembangan ekonomi. Status sebagai negara berkembang masih dialami oleh negara yang berpenduduk 478 juta jiwa ini.

Sejak terpilihnya Afrika Selatan sebagai tuan rumah Piala Dunia, banyak pihak menaruh harapan bahwa momen ini akan mengangkat perekonomian negara tersebut ke arah yang lebih baik. Negara yang sebelumnya kental dengan aksi kekerasan dan ketidakmerataan ekonomi kini diperkirakan akan benar-benar memperoleh keuntungan yang besar. Reuters misalnya memprediksi bahwa dampak dari penyelenggaraan Piala Dunia akan memberikan sumbangsih bagi perekonomian sebesar 0,1-0,7% bagi GDP Afrika Selatan.



Bahkan Reuters memperkirakan bahwa tingkat GDP pada kuartal kedua tahun ini akan menembus setidaknya di level 4% atau lebih besar dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama yang hanya mencapai level 3,9%. Sedangkan secara tahunan, GDP Afrika Selatan diperkirakan akan sebesar 3,1%.

Imbas terbesar diperkirakan justru akan muncul pada kuartal ketiga tahun ini, dimana paska pelaksanaan Piala Dunia akan timbul efek domino berupa dorongan terhadap GDP hingga mencapai minimal 0,5%. Jika hal tersebut terealisasi akibat kesuksesan penyelenggaraan Piala Dunia, maka dipastikan akan membuat Afrika Selatan akan menjadi negara yang cukup disegani di dataran Afrika dari segi ekonomi.

Hal yang nyata dalam aplikasi peningkatan pertumbuhan ekonomi terlihat dari besarnya penyerapan tenaga kerja dari turnamen ini. Ratusan ribu tenaga kerja diperkirakan akan terserap dalam kegiatan tersebut, mulai dari tenaga kerja sektor konstruksi sampai dengan jasa. Diperkirakan nominal 2 miliar dollar akan tersikulasi pada saat penyelenggaraan acara Piala Dunia nanti.

Pemerintah Afrika Selatan sendiri sejak 4 tahun lalu telah menginvestasikan dana sebesar 12 miliar dollar guna menyiapkan infrastruktur dan fasilitas penunjang seperti stadion dan jalur transportasi. Besarnya jumlah dana tersebut terbilang wajar mengingat sebelum dinobatkan sebagai tuan rumah Piala Dunia dari segi infrastruktur negara tersebut terbilang sangat terbatas dan kurang sesuai dengan ajang-ajang internasional.

Kini, kita hanya menunggu persiapan dan prediksi diatas dalam beberapa hari lagi. Selamat menyambut Piala Dunia yang ke 19.

sumber: vibiznews.com
Bookmark and Share

Related Posts by Categories



0 komentar: